Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pantai Mengeluarkan 'darah' (Foto: Instagram @andreli48)
Dream - Fenomena munculnya cairan berwarna merah, menyerupai darah, di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Jawa Timur, menghebohkan warga.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @andreli48, tampak cairan merah muncul dari dalam pasir pantai.
" Lautnya keluar darah ini, pantainya keluar darah ini. Apa ini yang terjadi," kata pria perekam video.
Dalam unggahan video singkat tersebut, tampak warga yang penasaran lalu menggali pasir pantai. Namun yang terjadi malah cairan merah tersebut kembali muncul.
" Lah ini seperti darah segar. Apa karena ada nelayan yang bersihkan ikan? Tapi tidak mungkin sampai keluar darah merah banyak seperti ini," tambahnya.
Sontak video itu viral di media sosial dan menuai beragam komentar dari netizen.
" Itu alga om, tpi kren sih klu krim ke grup keluarga+backsoundnya azab, haha," komentar @cardovva
" perubahan warna air laut menjadi merah itu terjadi karena adanya ledakan populasi alga merah atau jenis plankton lainnya secara berlebihan di perairan," komentar @lestari_wendha
" Alga merah itu... klo ga tau ya kaya plankton," komentar @akhmad.fauzi
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai fenomena tak biasa di pantai Gerajakan, Banyuwangi tersebut. Namun kemungkinan besar, kejadian itu berkaitan dengan adanya alga merah di pantai.
View this post on Instagram
Dream - Sebuah bangunan vila misterius dengan kondisi hancur baru-baru ini tiba-tiba muncul di sebuah pantai di Costa del Sol, El Salvador.
Kemunculan bangunan tua itu membuat para pengunjung pantai keheranan karena tak habis pikir bagaimana vila itu bisa ada di sana.
Vila terbengkalai di Pantai La Puntilla dipopulerkan oleh pengguna TikTok Salvador Cholopanza Vlogs, yang merekam dirinya menjelajahi bangunan usang tersebut.
Dia juga memposting vlog yang lebih mendalam tentang vila misterius itu di YouTube. Rekaman itu menjadi viral dan banyak yang berbondong-bondong ke vila yang hancur sejak itu.
Sejarah tentang bangunan yang terlantar ini masih diselimuti misteri. Namun surat kabar El Salvador La Prensa Grafica, baru-baru ini mengungkapkan masa lalu vila tersebut berdasarkan cerita penduduk lokal yang tinggal di dekat Pantai La Puntilla.
Rupanya, sekitar 28 tahun yang lalu, yang disebut vila itu sebenarnya adalah hotel bernama Hotel Puerto Ventura. Untuk menarik lebih banyak wisatawan, pemiliknya memutuskan untuk membangunnya hanya beberapa meter dari pantai.
Ternyata itu merupakan ide yang buruk karena malah membuat hotel tersebut lebih rentan terhadap unsur-unsur yang bisa merusak bangunan dengan cepat.
Ada yang menduga hotel tersebut menjadi korban badai Mitch, yang melanda El Salvador pada tahun 1998. Badai tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan parah dan lebih dari 9.000 kematian di El Salvador.
Sementara yang lain menyebut air laut yang terus naik dan udara bercampur garam yang menyebabkan hotel itu terpaksa ditinggalkan dan hancur begitu saja.
Namun ada sebagian penduduk setempat yang menyebut jika bangunan terbengkalai itu merupakan sisa-sisa markas besar sebuah gereja karena ada ornamen bintang besar Daud di langit-langit lantai pertama.
" Mereka membangun terlalu menjorok ke pantai. Sebelumnya, pemilik tidak mendapat izin resmi saat membangun hotel itu.
" Dan itulah yang terjadi, mereka bertindak terlalu jauh (membangun tanpa memerhatikan keselamatan dan keamanan),” kata seorang nelayan setempat tentang nasib tragis hotel tersebut.
Saat ini, bangunan tersebut tetap berdiri di posisinya, tepat di titik saat ombak menghantam bibir pasir. Penampakannya lebih mudah dilihat pada pagi hari, saat air surut.
Namun, ketika di sore hari, air pasang datang dan membanjiri tempatnya hingga bangunan itu seolah hilang ditelan gelombang.
Namun fenomena hilang dan munculnya bangunan itulah yang justru menarik wisatawan untuk menjelajahinya.
Terlepas dari bahaya yang satu saat mengintai, banyak turis yang justru datang dan menjelajahi bagian dalam bangunan yang sudah mulai runtuh.
Mereka biasanya berpose di dalam atau di luar bangunan. Bahkan ada yang sampai naik ke lantai atas untuk mendapatkan pemandangan yang lebih baik.
Meski mampu menyedot banyak wisatawan, tapi penduduk lokal lebih memilih untuk menjauhi bangunan misterius tersebut karena kondisinya yang sangat membahayakan keselamatan mereka.
Penduduk setempat tidak hanya takut bangunan itu tiba-tiba runtuh, tapi mereka juga punya cerita misteri tentang hotel terlantar tersebut.
Menurut Coralia Sotelo pada malam hari anak-anak di Pantai La Puntilla sering melihat seorang pria kulit hitam yang sangat tinggi berkeliaran di sekitar bangunan terlantar.
“ Saya takut ke sana, saya belum pernah, saya juga tidak mau mendekatinya. Anak-anak yang datang malam-malam cari kura-kura bilang mereka sering melihat seorang pria kulit hitam tinggi di sana," kata Coralia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya