Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Pasangan suami istri di Pacitan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumah mereka. Korban yang diidentifikasi sebagai SI (29 Tahun) dan YA (49 tahun), merupakan warga daerah Kebonagung dan meninggal dalam keadaan tak berbusana.
Jasad korban pertama kali ditemukan anaknya yang hendak buang air kecil di kamar mandi. Saat akan masuk, pintu kamar mandi dalam kondisi terkunci dari dalam.
Saat melongok ke dalam dari lubang jendela, anak korban berusia 15 tahun itu terkejut melihat kedua orangtuanya tergeletak di kamar mandi tersebut.
Peristiwa nahas ini terjadi pada hari Minggu malam, 13 Desember 2020 lalu. Polisi yang mendapat laporan pasutri tewas di kamar mandi segera mendatangi TKP.
Saat melakukan olah TKP di lokasi, polisi dibantu oleh sejumlah personel kesehatan berpakaian APD lengkap.
Dari hasil penyelidikan di TKP, polisi menemukan bekas muntahan dan kotoran. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban.
" Kami sudah lakukan visum dan tidak ada tanda-tanda kekerasan," terang Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono, Senin, 14 Desember 2020.
Selain bekas muntahan dan kotoran, polisi juga mendapat temuan menarik lainnya yang diharapkan bisa menjadi titik terang misteri kematian pasutri tersebut.
Salah satunya adalah keberadaan Water Heater di dalam kamar mandi. Alat untuk menghangatkan air itu diketahui menggunakan bahan bakar gas.
Saat dilakukan penyelidikan di TKP, polisi mendapati tabung gas Water Heater tersebut dalam kondisi bocor. Sementara Water Heater seperti habis terbakar.
" Dan ketika kita melakukan penyelidikan di sana (TKP) itu bau gasnya menyengat," kata Wiwit.
Dengan bukti tersebut, polisi menduga korban meninggal karena keracunan gas yang bocor.
Namun ini hanyalah dugaan awal yang masih harus dikuatkan dengan hasil autopsi.
" Untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, jenazah dibawa ke RSUD dr Moewardi, Solo," ujar Wiwit.
(Sah, Sumber: Merdeka.com, Berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya