Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Induk Gajah (Foto: Twitter/SudhaRamenIFS)
Dream –Seekor anak gajah jantan, berusia sekitar tiga tahun, ditemukan mati di hutan Walayar, disktrik Palakkad, Kerala, India.
Anak gajah itu merupakan bagian dari kawanan yang tersesat. Namun, ia secara tak sengaja menggigit kabel listrik yang terhubung ke sumur bor di daerah tersebut.
Saat warga sekitar tiba di lokasi kejadian, ada tiga ekor gajah liar lain yang tengah berjaga. Salah satunya, induk dari gajah tersebut.
Ia tampak berusaha membuatnya kembali bergerak. Mendorong-dorong tubuh anaknya yang telah mati.

Rupanya, lokasi tempat anak gajah itu ditemukan merupakan tempat yang telah disewakan ke perkebunan oleh Kuil Sree Emoor Bhagavathy.
Warga setempat pun menuduh jika kawanan gajah telah memasuki area perkebunan dan merusak tanaman di sana. Mereka juga menyebut bahwa Departemen Kehutanan telah gagal mengendalikan hewan tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, ada juga beberapa insiden manusia diserang, bahkan dibunuh, oleh kawanan gajah liar. Namun, disisi lain kematian gajah juga meningkat akibat tersengat listrik terutama yag berada di pinggiran hutan.

Ini bukanlah masalah yang hanya terjadi di Kerala tetapi juga di seluruh India. Dimana konflik antara manusia dan hewan terus meningkat dan kematian gajah juga meningkat akibat tersengat listrik.
Pada bulan Agustus tahun ini, dua kasus sengatan listrik gajah dilaporkan dari hutan Bitherkad di Tamil Nadu. Dalam kedua kasus, kematian berasal dari pagar listrik yang dibuat secara ilegal.
Dalam satu setengah tahun terakhir hingga Oktober, Benggala Barat telah mengalami 14 kasus gajah tersengat listrik dan total 34 kasus dalam satu dekade terakhir.
(Sumber: indiatimes.com)
We are losing our many of our animals to electrocution. Here a mother is seen trying her best to help her 3yr old male calf who is suspected to be electrocuted and dead at Malampuzha.
Quite painful to watch the video.
VC @Srinietv2pic.twitter.com/tnuXZq5WKT— Sudha Ramen 🇮🇳 (@SudhaRamenIFS)November 16, 2021
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam