Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Jadwal imsak hari ini, Selasa, 28 Mei 2019 telah memasuki sepertiga terakhir Ramadan 2019. Di penghujung bulan penuh berkah ini, banyak muslim menjalankan ibadah iktikaf.
Usai waktu imsak, biasanya mereka baru pulang di rumah setelah berdiam diri di masjid. Ibadah ini memang sangat dianjurkan ketika 10 hari terakhir Ramadan tiba. Amalan ini ditunaikan dengan tujuan untuk meraih Lailatul Qadar.
Seorang muktakif (orang yang beriktikaf) dianjurkan untuk memperbanyak zikir kepada Allah SWT ketika menjalankan iktikaf. Juga mengingat dosa dan memohon ampunan kepada Allah lalu bersyukur.
Dikutip dari Bincang Syariah, amalan ini juga dijalankan oleh Rasulullah SAW. Ketika beriktikaf, Rasulullah memperbanyak zikir dan mengosongkan pikiran dari segala hal yang berbau duniawi di siang hari.
Di malam harinya, Rasulullah SAW membangunkan seluruh keluarganya dan mengajak mereka meningkatkan ibadah malam.
Dalam hadis riwayat Imam Bukhari, Aisyah RA menerangkan bagaimana Rasulullah SAW mengisi 10 malam terakhir Ramadan.
" Bahwasannya Rasulullah SAW jika memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan senantiasa menghidupkan malam-malamnya, membangunkan istri-istrinya, serta mengencangkan sarungnya."
Sedangkan dalam riwayat Imam Bukhari yang lain, Aisyah RA menerangkan secara rinci bagaimana Rasulullah beriktikaf.
" Bahwasanya Rasulullah SAW jika ingin melaksanakan iktikaf ia masuk ke dalam tempat iktikafnya setelah melaksanakan sholat Subuh, dan Rasulullah senantiasa membuat tempat khusus (semacam kemah) untuk beriktikaf ketika Rasulullah ingin melaksanakan itikaf di sepuluh terakhir bulan Ramadan."
Hadis ini menerangkan cara Rasulullah menjalani iktikaf. Kita bisa meniru amalan Rasulullah untuk meraih Lailatul Qadar.
Pagi ini, Ramadan sudah berjalan 23 hari. Sepekan lagi, kita akan bertemu dengan Syawal.
Di hari-hari akhir Ramadan ini, dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunah. Selain iktikaf, kita bisa memperbanyak membaca Alquran atau bersedekah.
Berikut jadwal imsak 23 Ramadan 1440 H atau 28 Mei 2019.
Jadwal Imsak Jakarta

Kredit: bimasislam.kemenag.go.id
Jadwal Imsak Kudus

Kredit: bimasislam.kemenag.go.id
Jadwal Imsak Bima

Kredit: bimasislam.kemenag.go.id
Jadwal imsak untuk kota-kota dan jadwal sholat, dapat dilihat dalam tautan ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan