Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jago Main Mesin Capit Boneka Pemuda Borong Isinya Hingga Ludes
Dream - Bagi yang suka jalan-jalan ke mal, mungkin sering melihat atau bahkan bermain mesin capit yang menyediakan aneka hadiah.
Namun pada umumnya permainan mesin capit ini menyediakan hadiah berupa boneka yang lucu dan imut bagi yang mampu mengambilnya.
Sayangnya, meski sudah habis puluhan atau bahkan ratusan ribu untuk membeli koin, hadiah tersebut terlalu sulit untuk diambil.
Ada saja hal yang membuat boneka yang sudah terjepit lepas hingga membuat yang bermain menjadi kecewa dan pulang dengan tangan hampa.
Namun video yang dibagikan TikToker bernama Mufrida berikut ini justru menampilkan aksi pemuda yang sangat jago bermain mesin capit boneka yang sangat menantang itu.
Pemilik akun @mufidahrd yang akrab disapa Fyda itu memamerkan cowoknya yang 'memborong' boneka dalam berbagai ukuran yang ada di dalam mesin capit sampai ludes.

" Borong boneka timezone part 2," tulis Fyda dalam bagian caption video yang telah ditonton lebih dari 15,3 juta kali itu.
Video berdurasi 40 detik itu memperlihatkan pacar Fyda yang sedang bermain boneka capit di sebuah mal jadi tontonan bocah-bocah cilik.

Pria yang memakai jaket hitam itu dengan mudah memainkan mesin capit berhadiah boneka tersebut. Ia selalu berhasil mengambil boneka dan memasukkannya ke dalam lubang mesin.
Hebatnya, bukan hanya boneka berukuran kecil atau sedang saja yang bisa diambil dari mesin capit. Tapi ada beberapa boneka besar juga mampu dicapitnya.

Saking jagonya bermain mesin capit hingga bisa berulang-ulang mendapatkan boneka, kekasih Fyda ini malah jadi tontonan bocah-bocah kecil.

Anak-anak itu hanya bisa melongo sambil melihat pemuda itu bermain mesin capit dan mengambil boneka dari lubangnya.
Karena dalam satu malam mampu mengambil banyak sekali boneka, pemuda itu sampai harus memakai troli untuk mengangkut semuanya.

Bahkan dia harus menggunakan mobil agar semua boneka yang sudah berhasil diambil dari mesin capit bisa dibawa pulang.

Namun semua boneka yang sudah didapat malam itu dan sebelum-sebelumnya langsung diberikan kepada Fyda.
Alhasil, boneka-boneka hadiah dari mesin capit tersebut sampai memenuhi ruangan kamar gadis tersebut.

Video pemuda jago main mesin capit hingga borong boneka ini pun menjadi viral dan mengundang komentar netizen.
" Enggak apa-apa timezone yang penting enggak friendzone."
" Tutor kak aku sejak jaman penjajahan belum pernah dapat boneka kalau main ini."
" lh seumur hidup gue enggak pernah dapat boneka timezone."
" Bang lu buka jasa joki timezone aja."
" Langsung buka toko boneka 😆."
Sumber: TikTok
@mufridahrd borong boneka timezone part 2🤍
♬ suara asli - favmusicvibes
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya