Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Facebook.com/teja.smith.35
Dream - Momen buka puasa bersama atau biasa biasa disingkat Bukber mungkin sudah tak asing terdengar di telinga kamu.
Yup, tiap bulan puasa tiba, momen Bukber memang banyak dimanfaatkan sebagian besar masyarakat Indonesia untuk berkumpul. Sebagai ajang silahturahmi antar teman, kerabat, juga kolega.
Namun pada kenyataanya, mengumpulkan teman-teman untuk buka bersama bukanlah perkara mudah. Dengan kesibukan masing-masing, ada saja yang tak bisa ikut atau tiba-tiba berhalangan tak bisa hadir.
Alhasil Bukber hanya berakhir sebagai wacana. Namun apa yang dirasakan saat enggak jadi Bukber tentu akan lebih sakit hati dari apa yang dirasakan pria bernama Teja ini.
Bukber yang telah direncanakan jauh-jauh hari harus berakhir mengecewakan lantaran teman-temannya tak kunjung datang.
Melalui akun Facebook pribadinya @teja.smith.35, dia menceritakan mendapat ajakan berbuka puasa bersama.
Awalnya Teja sempat menolak datang ke acara Bukber itu. Namun hal itu diurungkannya.
Koordinator acara sudah menyebtkan jika tamu yang datang sebanyak 30 orang dan lokasi tempat makan disiapkan sesuai jumlah tamu.
Namun apa mau dikata, hingga waktu menunjukkan waktu berbuka puasa, hanya dua temannya yang menampakan diri. Begini cerita lengkapnya:
" seriously ini JAHAT
selama puasa brp kali di ajak bukber? hanya 2 kali saja selebihnya memang ga tll tertarik krn lbih senang buka puasa sm keluarga..
dan hari ini undangan dari salah satu group ngajak bukber. aku sdh menolak berkali kali sm koordinatornya krn memang lg banyak pekerjaan kantor tp si koordinator maksa terus akhirnya aku confirm datang, krn hr ini ada meeting diluar akhirnya kupikir ga usah pulang dl kerumah dan langsung menuju tempat buka bersama. aku tiba jam setengah 5 sore blm ada yg datang, ah mungkin aku yang terlalu ngawal datangnya
10 menit kemudian datang koordinatornya
temen lama ga jumpa sambil basa basi aku tanya brp orang yang hadir katanya yg confirm 30 orang... wah rame yah kataku
jam 5 tiba tapi yang datang baru aku sm temenku si koordinator , aku melihat temenku seperti gelisah sambil mainin hapenya
aku bilang tenang aj mungkin msih on the way," ujarnya seperti dikutip dream dari postingan Teja di akun facebooknya.
Koordinator acara terus mencoba mengonfirmasi, akan tetapi orang-orang yang semula mengatakan akan datang, justru mengatakan tidak bisa hadir.
" si koordinator bilang katanya 5 orang confirm cancel berhalangan. dalam hatiku kok aneh sih cancel nya dadakan. temenku mukanya udah mulai kliatan bete. akhirnya 1 temen kita datang jadilah kami bertiga
sampe adzan maghrib tiba yang datang hanya kita bertiga (seriously buatku ini keterlaluan).kenapa aku bilang keterlaluan ?
karena reservasi 30 pax belum di bayar
aku cb mulai makan kolak dan buah tp temenku yang jd koordinator hanya minum saja sambil tlp temen2 yg lain yang sdh confirm mau datang dan ternyata tidak datang.
sampai sekarang hampir jam 7 malam yang makan cm kita bertiga. artinya dr 30 orang yang confirm datang ada 27 orang tidak hadir," tambahnya.
Sayangnya, 27 orang teman-temannya yang berhalangan hadir ini hanya sebatas mengungkapkan tidak bisa hadir, namun belum sama sekali memberikan uang ganti pemesananan tempat. Karena hal tersebut, Teja harus menanggung tunggakan tagihan tidak sedikit, yakni hingga mencapai Rp 3,3 juta!
" Si cashier nyamperin kita bertiga ngasih billing nya total 110.000 x 30 orang = 3.3 juta. krn semua yang katanya mau confirm datang belum transfer uang nya ke si koordinator. temenku yg jd koordinator mulai panik. aku coba tenangin tp muka paniknya ga bs di sembunyikan
temenku 2 orang ini keberatan untuk membayar makanan 30 orang krn mereka ga ada uang dan aku faham kondisi mereka.. tp apapun yg terjadi kita tetap harus membayar jumlah makanan yang sudah di reservasi. well finally ga ada pilihan lain aku harusbayar semuanya, satu hal....aku tdk mempermasalahkan siapa yang harus membayar tp kalau mau buka puasa bersama dan sudah konfirmasi hadir tepatilah janjimu jangan tiba tiba 10 menit mau buka puasa kalian cancel itu namanya kaliam DZOLIM," tutur pria asal Jogjakarta ini.
Baginya, Teja begitu menyayangkan bagaimana teman-temannya yang sudah berjanji datang justru tidak menepati janji. Tanpa membutuhkan waktu lama, curahan hati Teja langsung viral dan ramai jadi perbincangan publik.
" Ya ampun itu orang jahat2 sekali ya," tulis akun Deasy Aminar.
" semoga rejeki masnya diganti dengan yang lebih baik, terima kasih buat masnya yang udah mau " nombokin" , 3 juta juga bukan duit yang sedikit...," tutur Muhammad Haris Taufiqurrahman.
" Jahat bener temennya. Kalau aku jadi masnya, mulai hari itu juga aku ga akan temenan sama mereka lagi. I don't need those kinds of friends. Bukan hanya masalah uang ya. Coba bayangkan 27 tempat yang harusnya bisa diisi orang, malah jadi kosong karna keegoisan mereka. Kalau ga bisa dateng, ya jangan buat janji gitu," ujar Indah Farida Bachtiar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya