Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Pimpin Apel Siaga Banjir (Foto: Liputan6.com)
Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir. Anies mengklaim, situasi di Jakarta tetap terkendali meski terjadi banjir
" Meski curah hujan tinggi situasi tetap terkendali," kata Anies.
Hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 19-20 Februari 2021. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat 113 RW di Ibu Kota terendam banjir.
" Sekarang sudah mulai surut genangannya," kata Anies.
Lebih lanjut, Anies menerangkan masih ada sejumlah kawasan yang tergenang. Dia menyebut daerah dekat sungai masih tergendang akibat luapan air, seperti di sekitar Sungai Krukut.
Karena debit yang besar membuat air di Sungai Krukut meluap ke semua jalan. Jalan Kemang Raya, Tendean, Gatot Subroto, Sudirman, dan Bendungan Hilir, pun tergenang.
BPBD DKI mencatat belum ada area strategis yang terdampak dari derasnya hujan yang mengguyur Ibu Kota. Luas Area yang tergenang pun sekitar 4 kilometer, jauh lebih kecil ketimbang luas genangan pada 1 Januari 2020 yang mencapai 156 kilometer.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat curah hujan di Ibu Kota pada 20 Februari sebesar 226 milimeter per hari.
Angka sebesar itu, menurut BMKG, termasuk kategori cuaca atau hujan ekstrem karena di atas 150 milimeter per hari.
Sebelumnya, beberapa kota di Indonesia juga sempat dilanda hujan ekstrem. Di Semarang, misalnya, pada 6 Februari 2021, kota itu diguyur hujan ekstrem dengan angka curah hujan menurut BMKG sebesar 177 milimeter per hari.
Sumber: liputan6.com
Dream - Hujan besar yang melanda beberapa wilayah di Indonesia dalam beberapa pekan belakangan menyebabkan banjir di mana-mana.
Musibah banjir telah meninggalkan berbagai kisah sedih yang menyayat hati. Salah satunya evakuasi warga yang meninggal dunia di rumahnya.
Baru-baru ini viral di media sosial video evakuasi jenazah warga yang meninggal dunia di rumah dalam kondisi dikepung banjir setinggi dada orang dewasa.
Dalam video itu, tampak warga bersama petugas bekerja sama mengevakuasi jenazah warga Jati Padang Baru RT 13/06, Kelurahan Jati Padang, Ps Minggu Jakarta Selatan.
Evakuasi jenazah tersebut berlangsung cukup dramatis. Masalahnya rumah jenazah tersebut dikepung banjir setinggi dada orang dewasa.
Menggunakan perahu karet, petugas dari PPSU Kelurahan Jati Padang dan Damkar, dengan dibantu warga berusaha mengeluarkan jenazah dari rumah bercat biru.
Karena arus banjir yang sangat deras, perahu karet harus ditahan oleh beberapa orang pria agar tidak hanyut.
Secara bergantian, petugas dan warga saling bahu membahu menahan perahu karet yang diparkir di depan pintu.
Seorang petugas kemudian naik ke atas perahu karet. Saat hendak berpegangan pada pagar rumah, warga melarangnya karena khawatir roboh.
Arus air begitu derasnya, hingga salah satu warga yang hendak masuk ke rumah hampir saja hanyut.
" Ati-ati, ati-ati, jangan sembrono, arusnya deras ini," teriak seorang petugas.
Sejurus kemudian, jenazah dikeluarkan dari rumah dan langsung dinaikkan ke dalam perahu karet.
Sayangnya, tidak disebutkan penyebab kematian dari jenazah tersebut, apakah karena banjir atau yang lainnya.
" Innalillahi wa innalillahi roji'un. Telah dikeluarkan eh.. evakuasi warga..," terdengar suara bapak-bapak memberikan pengumuman.
Perahu karet yang membawa jenazah itu kemudian dibawa keluar dari gang yang lumayan sempit itu untuk diproses lebih lanjut.
Sumber: Instagram @lintas.patroli
View this post on Instagram
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya