Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Johnny Depp Vs Amber Heard, Jalan Panjang Gugatan Pencemaran Nama baik

Reporter : Edy Haryadi
Senin, 30 Mei 2022 18:32
Johnny Depp Vs Amber Heard, Jalan Panjang Gugatan Pencemaran Nama baik
Keduanya akhirnya kini saling membuka aib di pengadilan.

Dream - Johnny Depp, 58 tahun, memasuki ruangan sidang seperti yang dia inginkan: seorang bintang Hollywood. Dia terlihat santai, memakai sunglasses sporty, mengenakan jas formal three piece suit dilengkapi dasi yang serasi, dan senyum khas ‘bajak laut’. Sebelum duduk, dia bersulang dengan mug perak kepada mereka yang menghadiri persidangan pencemaran nama baik terhadap mantan istrinya, aktris Amber Heard, 36 tahun.

Hari itu, Kamis 14 April 2022, pukul 09.55 di Pengadilan Fairfax di negara bagian Virginia, Amerika Serikat. Aktor tersebut akan bersaksi untuk hari tiga hari berturut-turut. Ini kesaksian untuk hari ke-3. Dia tampaknya tidak terlalu terganggu, tetapi hari ini tidak akan menjadi hari yang mudah baginya.

Pada hari pertama kesaksiannya di Pengadilan Fairfax, pada hari Selasa 12 April 2022, Depp mengatakan bahwa dia tidak pernah memukul Heard, atau " wanita mana pun dalam hidupnya." Hari berikutnya, saat ditanyai oleh pengacaranya, dia mengklaim bahwa dirinya sebenarnya merupakan korban dari pelecehan verbal dan fisik Heard.

Sidang pencemaran nama baik aktor Johny Depp dan aktris Amber Heard menjadi perhatian dunia. Bukan hanya banyak diliput oleh pers, sidang ini pun ramai diwarnai  para komentator di media sosial. Ini adalah episode lanjutan setelah  persidangan pencemaran nama baik yang terjadi di Inggris pada tahun 2020 terhadap editor eksekutif dan penerbit The Sun yang dilakukan Johnny Depp dengan materi masalah yang sama.

Di sidang yang digelar di Virginia, Johnny Depp pun melayangkan gugatan pencemaran nama baik atas Heard. Ia pun menuntut agar Heard membayar sebesar US$ 50 juta atau kira-kira setara Rp733 miliar. Ini sebagai imbas atas tulisan opini yang ditulis Heard  di Washington Post pada Desember 2018.

Tulisan opini itu bertajuk " I spoke up against sexual violence - and faced our culture's wrath. That has to change" . Tulisan ini mengisahkan kesaksiannya menjadi penyintas pelecehan seksual. Heard menulis: " Seperti banyak perempuan, saya telah dilecehkan dan diserang secara seksual pada saat saya masih kuliah. Namun, saya diam - saya tidak berharap bahwa mengajukan keluhan bisa mendatangkan keadilan. Saya jadinya tidak melihat diri saya sebagai korban," tulis Amber Heard.

Opini Amber Heard di Washington Post

(Opini Amber Heard di Washington Post/ Washington Post)

" Kemudian, dua tahun lalu, saya menjadi figur publik yang mewakili kekerasan dalam rumah tangga, dan saya merasakan tekanan dari budaya kemarahan terhadap perempuan yang berani berbicara," tulisnya.

Depp memang tidak disebutkan namanya dalam artikel opini di The Washington Post  itu, tetapi tim hukum Depp menilai opini itu memberikan " implikasi yang jelas bahwa  Depp adalah pelaku kekerasan dalam rumah tangga."

Dalam perkembangannya, tim hukum Heard melakukan gugat balik ke Johnny Depp. Jumlahnya dua kali lipat tuntutan Depp, yakni sebesar U$ 100 juta atau Rp 1,4 triliun. Mereka menuduh Depp mengatur " kampanye kotor."

Ini adalah babak terbaru dalam kandasnya kisah cinta mereka yang dimulai ketika Heard mengajukan gugatan cerai pada tahun 2016. Untuk memahami kasus ini, berikut hal yang perlu diketahui tentang hubungan cinta mantan suami istri hingga akhirnya menjadi hubungan beracun, dan menjadi seteru hebat di  pengadilan:

2009: Saat cinta Heard dan Depp bersemi
Mereka bertemu di lokasi syuting " The Rum Diary," sebuah film berdasarkan novel karya Hunter S. Thompson. Depp berperan sebagai jurnalis bernama Paul Kemp; Heard berperan sebagai Chenault, seorang wanita yang sudah bertunangan dan membuat Kemp jatuh cinta.

Heard dan Depp saat berakting dalam film Rum Diary

(Heard dan Depp saat berakting dalam film Rum Diary/Kapanlagi)

Sebagai aktor, Depp sudah berkali-kali melakukan ciuman panas dengan aktris lawan mainnya. Namun, dalam ciuman panas yang dilakukan bersama Amber di film ini, menurut Depp, membuatnya merasakan sesuatu yang dia katakan " seharusnya tidak dia rasakan." Saat itu, Depp sudah menikah dengan Vanessa Paradis, dan Heard tengah menjalin hubungan dengan fotografer Tasya Van Ree.

2012: Depp dan Heard mulai berkencan
Di tahun ini mereka mulai berkencan. Pada tahun yang sama, Depp ‘berpisah secara damai’ dengan istrinya Paradis, pasangan hidupnya selama 14 tahun. Mereka berbagi hak kepengasuhan dua anak mereka: Lily-Rose (21 tahun) dan John Christopher III (18 tahun).

Heard dan Depp saat berkencan

(Heard dan Depp saat berkencan/BBC)

2014: Depp dan Heard bertunangan
Dua tahun berkencan, Heard terpergok difoto saat mengenakan cincin pertunangan. Depp pun mengonfirmasi pertunangan itu pada konferensi pers di Beijing, saat mempromosikan film " Transcendence."

2015: Depp dan Heard menikah
Keduanya memilih pulau pribadi milik Depp di Bahama, sebagai lokasi upacara pengukuhan cinta mereka pada Februari 2015. Pernikahan ini terbatas, hanya dihadiri sekitar 20 hingga 25 orang.

2016: Gugatan perceraian
Hanya 15 bulan setelah menikah resmi, Heard mengajukan gugatan cerai. Tepatnya pada 23 Mei 2016, dengan alasan perbedaan yang tidak dapat didamaikan. Selang empat hari kemudian, Heard mengajukan perintah penahanan pada Depp. Ia mengklaim bahwa Depp telah berlaku kasar terhadapnya. Heard muncul di pengadilan dengan tanda memar yang terlihat di wajahnya.

" Johnny memiliki sejarah penyalahgunaan narkoba dan alkohol yang telah lama dilakukan dan diakui secara luas," kata Heard  seperti dikutip People. “ Dia seseorang pria bersumbu pendek. Dia sering paranoid dan temperamennya sangat menakutkan bagi saya, karena telah terbukti berkali-kali berbahaya secara fisik dan mengancam jiwa saya.”

Tanda memar di wajah Heard tersebut diduga berasal dari perkelahian pada 21 Mei, ketika Heard menelepon polisi untuk melaporkan kekerasan dalam rumah tangga. Dalam transkrip deposisi dari sidang tahun 2016, seperti diperoleh Hollywood Reporter pada tahun 2019, Heard mengatakan bahwa Depp telah melemparkan telepon seluler ke arahnya “ sekeras yang dia bisa” sehinga mengenai wajahnya. Depp membantah tuduhan itu.

2017: Perceraian pun terjadi
Bulan Januari, Depp dan Heard mencapai penyelesaian di luar pengadilan. " Hubungan kami sangat bergairah dan terkadang bergejolak, tetapi selalu terikat oleh cinta," kata pasangan itu dalam pernyataan bersama. “ Tidak ada pihak yang membuat tuduhan palsu untuk keuntungan finansial. Tidak pernah ada niat menyakiti fisik atau emosional.”

Heard secara terbuka mengatakan dia akan menyumbangkan uang gono gini perceraian sebesar US$ 7 juta (Rp 102 miliar) untuk Rumah Sakit Anak Los Angeles dan American Civil Liberties Union (ACLU) yang akan dibagi dua secara adil: masing-masing U$ 3,5 juta. Heard sendiri terdaftar sebagai Duta ACLU untuk hak-hak perempuan, dengan fokus pada kekerasan berbasis gender.

Juni 2018: Depp gugat tabloid  The Sun
Depp menggugat tabloid asal Inggris ini atas tuduhan pencemaran nama baik. Ini karena tajuk utama tabloid tersebut pada April 2018 yang berbunyi: “ Gone Potty: How can J.K. Rowling be ‘genuinely happy’ casting wife beater Johnny Depp in the new ‘Fantastic Beasts’ film?”. Terjemahannya: " Gone Potty: Bagaimana JK Rowling bisa 'benar-benar bahagia' casting  dengan pemukul istri Johnny Depp dalam film Fantastic Beasts terbaru?"

Judul di tabloid The Sun yang dipersoalkan Depp

(Judul di tabloid The Sun yang dipersoalkan Depp/Twitter)

Depp menggugat The Sun sebesar £ 200,000 atau Rp 3,6 miliar ditambah biaya hukum. Depp keberatan karena ditulis suami sebagai “ pemukul istri”.

Desember 2018: Heard menerbitkan tulisan opini di Washington Post
Dalam opini berjudul I spoke up against sexual violence - and faced our culture's wrath. That has to change di Washington Post ini Heard menulis tentang pengalamannya sebagai penyintas pelecehan seksual dengan kekerasan dalam rumah tangga.

Dia menulis, " Saya menjadi figur publik yang mewakili kekerasan dalam rumah tangga, dan saya merasakan kekuatan penuh dari murka budaya kita untuk wanita yang berbicara."

Nama Johnny Depp tidak disebutkan dalam artikel tersebut, tetapi Depp memercayai bahwa tulisan opini Heard di Washington Post  itu memang tentang dirinya.

2019: Depp menggugat Heard atas pencemaran nama baik
Pada bulan Maret 2019, akhirnya Depp menggugat Heard atas pencemaran nama baik terkait opini di Washington Post. Gugatan tersebut menyangkal bahwa Depp melecehkan Heard dan mengklaim artikel itu adalah bagian dari " hoax yang rumit untuk menghasilkan publisitas positif" bagi Heard. Sebaliknya, tim hukum Heard menyebut gugatan itu sebagai upaya untuk ‘membungkam’ Heard.

2020: Pengadilan gugatan Depp terhadap tabloid The Sun
Akhirnya, setelah dua tahun mengambang,  pengadilan pencemaran nama baik Depp yang ditujukan kepada editor eksekutif The Sun,  Dan Wootton, dan penerbit The Sun, News Group Newspapers, dimulai pada bulan Juli. Selama kesaksiannya, Heard mengklaim Depp telah melakukan kekerasan terhadapnya setidaknya 14 kali. Sementara Depp, dalam kesaksiannya, membantah telah berperilaku kasar.

Depp saat tiba di pengadilan Inggris

(Depp saat tiba di pengadilan Inggris/Euronews)

Pada akhirnya, seorang hakim pengadilan tinggi mengatakan tuduhan surat kabar itu tentang perilaku Depp adalah “ secara substansial benar.” Hakim Andrew Nichol mengatakan pada November 2020: " Saya telah menemukan bahwa sebagian besar dugaan penyerangan terhadap Heard oleh Depp telah dibuktikan dengan standar sipil."

Dalam sebuah unggahan di Instagram setelah persidangan, Depp berkomitmen akan ‘berjuang untuk mengatakan yang sebenarnya’ dan menyebut keputusan itu ‘tidak nyata’. Dia kemudian mengajukan banding pada tahun 2021.

2020: Depp kehilangan peran dalam film Fantastic Beasts
Setelah kalah dalam gugatan pencemaran nama baik atas The Sun, Depp mengaku Warner Bros meminta dia mengundurkan diri dari perannya sebagai penyihir Grindelwald dalam serial film Fantastic Beasts. Menurut Hollywood Reporter, keputusan itu dibuat oleh Kepala Film Studio, Toby Emmerich. Depp digantikan oleh Mads Mikkelsen. Filmnya keluar tahun 2022.

Depp sebagai penyihir Grindelwald dalam serial film Fantastic Beasts.

(Depp sebagai penyihir Grindelwald dalam serial film Fantastic Beasts/Yahoo)

“ Saya benar-benar bodoh untuk tidak berpikir bahwa ada efek untuk karir saya berdasarkan perkataan  Heard, entah mereka menyebut nama saya atau tidak,” katanya selama persidangan.

2021: Banding Depp untuk kasus pencemaran nama baik ditolak
Depp dan tim hukumnya menentang putusan tahun 2020 di Inggris yang mengatakan ada " bukti luar biasa" bahwa dia menyerang Heard. Pada bulan Maret, tim Depp mengajukan bukti baru mengenai dugaan sumbangan amal Heard dengan uang penyelesaian perceraian.

Selama persidangan banding pencemaran nama baik di Inggris itu, Terence Dougherty, Chief Operating Officer (COO) dari American Civil Liberties Union (ACLU), mengatakan dalam sebuah deposisi bahwa Heard telah menyumbangkan U$ 1,3 juta dari U$ 3,5 juta yang dijanjikan, dan belum melakukan pembayaran lagi dalam tiga tahun terakhir. Dougherty berkata, " Kami mengetahui bahwa dia mengalami kesulitan keuangan."

Dougherty juga bersaksi bahwa ACLU memercayai  Elon Musk, yang berkencan dengan Heard setelah perceraiannya dari Depp, berada di balik pembayaran sumbangan U$ 500.000. Heard membenarkan hal ini dalam kesaksiannya di ruang sidang.

Pada akhirnya, banding Depp ditolak oleh pengadilan Inggris.

2022: Pengadilan pencemaran nama baik di mulai di Fairfax, Virginia
Setelah dua tahun tertunda, gugatan pencemaran nama baik Depp atas Heard dimulai  Gedung Fairfax County Circuit Courthouse, Fairfax, Virginia, pada 11 April. Virginia merupakan negara bagian yang memiliki fasilitas percetakan The Washington Post, media yang menerbitkan opini Amber Heard mengenai kekerasan dalam rumah tangga.

Depp mengatakan tujuannya adalah mendapatkan " kebenaran" dalam gugatan pencemaran nama baik. Kali ini ia menggugat Heard secara langsung. “ Karena saya tahu, tidak ada kebenaran sama sekali. Saya merasa itu adalah tanggung jawab saya untuk membela, tidak hanya untuk diri saya sendiri dalam hal itu tetapi membela anak-anak saya, yang pada saat itu berusia 14 dan 16 tahun,” katanya dalam kesaksiannya.

Menjelang persidangan, Heard mengunggah  pernyataan di Instagram. Dia menulis, “ Semoga ketika kasus ini selesai, saya bisa move on dan begitu juga Johnny. Saya selalu mempertahankan cinta untuk Johnny dan itu membuat saya sangat kesakitan karena harus membeberkan detail kehidupan masa lalu kami bersama di depan dunia.”

2022: Rincian tentang pernikahan muncul melalui kesaksian di ruang sidang
Selama persidangan yang terbuka untuk umum bahkan dunia, Depp telah membagikan detail tentang pernikahannya selama setahun dengan Heard. Ia sering kali menggambarkan Heard sebagai agresor.

“ Itu bisa dimulai dengan tamparan, bisa dimulai dengan dorongan, bisa dimulai dengan melempar remote TV ke kepala saya, melemparkan segelas anggur ke wajah saya,” kata Depp tentang interaksi mereka.

Dia juga mengatakan bahwa dia kerap dipukul Heard. Heard, dalam rekaman audio yang diputar di pengadilan, mengaku memukul Depp.

Depp mengklaim bahwa Heard memotong jarinya setelah melemparkan botol vodka ke arahnya, sehingga memotong jari tengah kanannya. Depp mengatakan bahwa dia menulis di dinding dengan darahnya dalam pertarungan berikutnya: " Darah telah mengering ... jadi saya memasukkan jari saya ke dalam kaleng cat dan juga roh mineral untuk meletakkan pesan verbal saya ke dinding," katanya. Heard telah membantah klaim bahwa dia melukai jari Depp.

Depp mengatakan dia menggunakan alkohol dan obat-obatan bukan untuk ‘efek pesta’, tetapi untuk mengatasi trauma  atas hubungannya dengan Heard. Aktor itu mengatakan klaim Heard tentang kecanduan narkoba " sangat dibumbui" .

Heard dan Depp saat masih rukun

(Heard dan Depp saat masih rukun/Rolling Stones)

Di persidangan terakhir untuk mendengarkan kesaksian Johny Depp itu dimunculkan rekaman suara Heard kepada Depp yang mengatakan: “ Anda dapat memberi tahu orang-orang bahwa itu adalah pertarungan yang adil, dan kemudian lihat apa yang dipikirkan juri dan hakim. Katakan pada dunia, Johnny. Beri tahu mereka, ‘Johnny Depp, saya, seorang pria, saya juga korban kekerasan dalam rumah tangga, ini pertarungan yang adil, dan lihat berapa banyak orang yang percaya atau berpihak pada Anda’.”

Akhirnya, ketika ditanya oleh pengacaranya, apakah dia diidentifikasi sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga, Depp menjawab, “ Ya. Saya" .

Beberapa saksi  mendukung pernyataan Depp sebagai korban kekerasan rumah tangga. Ini seperti: agen Christian Carino; penjaga pintu Alejandro Romero; psikolog forensik Shannon Curry; terapis pasangan Laurel Avis Anderson; dan petugas LAPD yang menanggapi panggilan Heard pada tahun 2016. Termasuk pula kakak perempuan dan manajer pribadi Depp, Christi Dembrowski. Ia mendukung pernyataan Depp tentang rumah masa kecil mereka yang kejam.

Kesaksian Heard dimulai pada 4 Mei. Dalam kesaksiannya, Heard mengingatkan kasus kekerasan fisik dari Depp. Dia menjelaskan contoh pertama kekerasan fisik yang terjadi setelah Heard bertanya tentang tato Depp, yang bertuliskan " Wino Forever" . Saat itu, Heard mengungkapkan, ia menertawakan tanggapan Depp.

" Akibatnya dia menampar wajah saya," kata Heard. “ Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. Saya hanya menatapnya. Depp menjawab, ‘Kamu pikir itu lucu, pelacur?’," Heard mengatakan dia kemudian meminta maaf atas tindakannya kepada Depp.

Amber Herad di persidangan

(Amber Herad di persidangan/Washington Post)

Heard lalu mengatakan bahwa Depp melempar botol ke arahnya setelah Met Gala pada tahun 2014, hingga menimbulkan memar di hidungnya. " Dia mendorong saya ke sofa dan di beberapa titik dia hanya memukul wajah saya," katanya dalam kesaksian di ruang sidang.

Heard terus menuduh penyerangan seksual dan kekerasan Depp dalam rumah tangganya. Dalam kesaksiannya di ruang sidang, menurut NBC, Heard mengatakan dia yakin dia " tidak akan selamat" jika dia tidak meninggalkan Depp. " Saya tahu saya tidak akan bertahan, jadi saya mengajukan gugatan cerai," katanya. Kemudian menambahkan, " Saya tahu jika tidak, saya mungkin tidak akan benar-benar selamat."

Pemeriksaan silang di persidangan bak sirkus Hollywood ini masih terus berlangsung. Di akhir sidang, vonis yang akan diputuskan pekan ini, entah kepada siapa para juri akan lebih percaya. Kepada Mera Aquaman atau pada Kapten Jack Sparrow, si bajak laut di Pirates of Caribean.

Dalam perkembangannya menurut CNN, pada persidangan di pengadilan Fairfax, Virginia, Rabu 1 Juni 2022 waktu Amerika, tujuh anggota dewan juri di pengadilan Fairfax Amerika, akhirnya memutuskan memihak Johnny Deep.

Juri memutuskan Depp memenangkan seluruh tiga klaim pencemaran nama baik dalam kasusnya melawan Amber Heard. Atas keputusan itu, Depp berhak menerima 10 juta dollar AS sebagai ganti rugi dan 5 juta dollar AS sebagai ganti rugi kerusakan dalam gugatan pencemaran nama baik.

Namun hakim Penney Azcarate mengkoreksi nilai ganti rugi kerusakan sebeesar U$ 5 juta itu menjadi U$ 350 ribu sesuai ketentuan ganti rugi maksimal hukum di negara bagian Virginia. Dengan demikian Deep berhak atas ganti rugi sebesar U$ 10,35 juta dolar atau setara dengan Rp 150 miliar setelah diputuskan menang untuk gugatan pencemaran pada Amber Heard karena tulisan opini Heard di Washington Post yang terbukti mencemarkan nama baik Depp dan ditulis atas niat jahat Heard menurut dewan juri.

Namun, oleh dewan juri, tim kuasa hukum Depp juga dianggap terbukti mencemarkan nama baik Amber Heard dalam satu dari tiga klaim yang disebut oleh Amber Heard. Juri pun meminta Johnny Depp membayar ganti rugi kepada Amber Heard sebesar U$ 2 juta atau setara dengan Rp 29 miliar.

Dengan demikian, selesailah drama sirkus Holywood itu. (eha)

Tulisan ini telah di-update pada Rabu, 2 Juni 2022 pukul 21.00 WIB, dengan memasukkan keputusan dewan juri dan vonis hakim dalam sidang terakhir.

Sumber: Elpais, Today, NBC News, BBC, CNN

Beri Komentar