Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Instagram @jokowi)
Dream - Presiden Jokowi menegaskan tidak boleh ada data mengenai virus corona dan dampaknya yang ditutupi. Dia meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan informasi secara transparan.
" Mengenai komunikasi yang terbuka, sistem data dan informasi yang terbuka kepada semua pihak. Jangan ada yang menganggap lagi kita menutupi. Tidak ada sejak awal kita menutupi masalah yang ada," kata Jokowi.
Selain itu, Jokowi meminta distribusi bantuan logistik bagi masyarakat tidak terhambat. Dia ingin stok pangan cukup pada Ramadan.
" Pastikan distribusi logistik, kelancaran produksi betul-betul tak ada hambatan di lapangan. Stok pangan cukup, pastikan. Agar kita memasuki bulan Ramadan ini betul-betul memiliki kepastian stok pangan," ucap dia.
Tak hanya itu, Jokowi menegaskan program bantuan sosial yang dirancang pemerintah harus tepat sasaran. Bansos harus sampai ke tangan masyarakat yang paling terkena dampak pandemi Covid-19.
(Sah, Sumber: Liputan6.com)
Dream - Presiden Joko Widodo meminta masyarakat mulai melakukan disiplin diri selama obat virus corona belum ditemukan. Mulai dari penggunaan masker ketika keluar rumah, menjaga jarak, dan melakukan kegiatan di dalam rumah untuk sementara waktu.
Imbauan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Jokowi, @jokowi. Selain itu, Jokowi juga meminta masyarakat untuk bergotong royong dalam menghadapi virus corona.
" Masa-masa sulit yang kita hadapi di masa pandemi covid-29 ini tetap menyisakan harapan yang tumbuh dari kepedulian warga untuk bergotong royong dan saling membantu, tidak saja untuk bersama-sama mengatasi penyebaran virus corona, tapi juga menjaa perekonomian tetap bergerak dan berputar," ujar Jokowi.
Menurut Jokowi, tinggal di rumah saja tidak lantas membuat semakin individualis. Tetapi, justru meningkatkan kepedulian kepada sesama.
" Saya percaya jika kita bisa melalui kesulitan ini, kita akan keluar menjadi bangsa yang semakin kuat dan siap menyongsong masa depan yang lebih sejahterah," kata Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga menyampaikan pesan kepada semua pemerintah daerah untuk meningkatkan kembali pengujian sampel tes corona secara masif, agresif dan melakukan isolasi yang ketat. Juga mendorong masyarakat di segala lapisan untuk membantu pemerintah.
" Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Peran serta seluruh lapisan masyarakat sangatlah penting, semua ini bukanlah hal yang mudah," ungkap Jokowi.
Seperti yang diketahui, 123 negara di dunia telah terinfeksi virus corona hingga hari ini, Senin, 20 April 2020.
Lihat postingan ini di Instagram
Dream - Presiden Joko Widodo meminta para menteri terkait untuk mempercepat eksekusi relaksasi bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Langkah tersebut sebagai bentuk mitigasi pandemi virus corona.
" Mempercepat eksekusi program relaksasi restrukturisasi kredit bagi UMKM yang mengalami kesulitan," kata Jokowi.
Bentuk relaksasi yang diberikan pemerintah antara lain berupa subsidi bunga penundaan bayar pinjaman pokok. Juga tambahan kredit modal kerja yang harus segera disalurkan.
" Jangan menunggu sampai mereka tutup baru kita bergerak. Jangan sampai nanti terlambat, jangan sampai terlambat dan menimbulkan gejolak di masyarakat," kata Jokowi.
Lebih lajut, Jokowi meminta UMKM diberikan peluang agar dapat melanjutkan produksi. Terutama yang bergerak di sektor pertanian dan industri rumah tangga.
" Diberikan peluang terus untuk berproduksi terutama di sektor pertanian, di sektor-sektor industri rumah tangga, serta warung-warung tradisional dan sektor makanan dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Jokowi.
Sumber: Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin
Dream - Presiden Joko Widodo meminta para menteri dan pejabat negara memberikan informasi secara detail mengenai penanganan virus corona yang telah dijalankan sejauh ini. Terlebih, berita-berita yang baik harus terus disampaikan.
" Jangan sampai banyak berita yang baik tidak disampaikan, sehingga rasa optimis masyarakat menjadi cenderung masuk ke hal-hal yang tidak positif," ujar Jokowi.
Dia juga meminta para pejabat membangun komunikasi efektif. Caranya dengan memberikan penjelasan secara transparan. " Ini harus dilakukan dengan detail dan baik," kata dia.
Sebelumnya, Jokowi juga meminta data dan informasi terkait virus corona bisa terintegrasi di seluruh kementerian. Sehingga data sebaran Covid-19, baik positif hingga sembuh dapat terdata dengan baik.
" Sekali lagi data terpadu ini menyangkut PDP, ODP, yang positif, kemudian yang sembuh, yang meninggal, jumlah yang sudah di- PCR berapa, ada semuanya dan terbuka hasilnya," kata dia.
Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya