Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Instagram @qaka.attamimi
Dream - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern dan pemerintah Swiss memastikan akan melakukan upaya maksimal untuk mencari Emmeril Khan Mumtadz yang dilaporkan terseret arus Sungai Aare Ben, Swiss pada Kamis 26 Mei 2022.
Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman Hadad mengatakan, tim SAR gabungan Bern kembali melanjutkan pencarian pada Sabtu 28 Mei 2022 pukul 08.30 waktu setempat sampai dengan jangka waktu yang diperlukan.
Kabar baik dari tim SAR, kata Muliaman, potensi hasil bagus pada pencarian hari Sabtu dan Minggu lebih besar karena jumlah warga yang berenang di Sungai Aare lebih banyak dari hari biasa.
" Probabilitas ketemunya lebih besar. Jadi kita tidak hanya mendapat informasi dari tim SAR tapi juga dari warga," ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu 28 Mei 2022.
Selain itu, dalam setahun terdapat 15-20 orang yang hanyut di Sungai Aare, dengan persentase 99,9 persen ditemukan.
Muliaman menjelaskan, mayoritas orang hilang ditemukan dalam tiga minggu. Namun menurut mereka ada waktu critical tiga hari yang sangat penting saat melakukan pencarian korban terbawa arus sungai Aare.
" Tidak ada spesifisik batas waktu maksimun kapan pencarian ini dihentikan. Saat bertemu tim SAR jawaban dari polisi sungai mengatakan adalah menjadi tugas kami untuk memantau keamanan dari sungai ini. Jadi mereka tidak mengatakan dalam berapa hari tidak ditemukan makan pencarian dihentikan," katanya.
Dream - Perwakilan keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, memastikan Emmeril Khan Mumtadz yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss telah memastikan segala aspek keselamatan sebelum memutuskan berenang di sungai tersebut.
Memiliki pengalaman berenang dan mengantongi sertifikat menyelam, Eril dianggap memiliki kemampuan menilai arus sungai sebelum memutuskan berenang.
" Secara fisik, mental siap dan posisi juga sudah dipastikan safety. Tapi mungkin ada sesuatu hal yang di luar ukuran manusia," ungkap Elpi Mazmuzzaman yang merupakan paman dari Emmeril atau biasa disapa Eril dalam keterangan pers, Sabtu, 28 Mei 2022.
Menurut Elpi, Eril selama ini dikenal sebagai pemuda yang rajin berolahraga, memiliki kemampuan berenang bahkan sudah mengantongi sertifikat menyelam.
Sebelum memutuskan berenang, lanjutnya, Eril terlebih dahulu mencari lokasi titik aman untuk terjun ke sungai tersebut. Dari beberapa titik yang lihat, Eril memutuskan tidak meloncat dari jembatan.
Hasil survei titik melompat untuk berenang akhirnya jatuh pada lokasi yang memiliki tangga di dekat sungai tersebut. " Terjunnnya pun tidak loncat," ungkap Elpi.
Dia juga mendapatkan informasi jika Eril adalah orang yang memutuskan siapa yang layak untuk ikut berenang di sungai yang memiliki arus cukup deras itu.
" Kami yakin rasa yanggung jawab beliau. Beliau mengambil posisi paling belakang karena ingin memastikan semua dalam posisi safety," paparnya.
Terkait penyebab Eril yang punya kemampuan berenang bisa terseret arus sungai, Elpi menduga jika musibah itu terjadi kemungkinan karena keponakannya mengisi posisi belakang untuk menjaga keselamatan teman-teman yang ikut berenang.
Mengaku memiliki pengalaman menyelam, Elpi menjelaskan jika seorang perenang umumnya akan mengambil posisi mengikuti arus diagonal. Namun karena tuntutan untuk menjaga teman, ada kalanya seorang perenang mengambil posisi berbeda dan effort tambahan untuk menjaga pandangan posisi teman-temannyanya.
" Informasi dari keluarga, Eril memastikan yang lain bisa sampai daratan dan mungkin saat itu ada situasi arus yang tak bisa dikendalikan," ujar Elpi.
Dia menambahkan, arus sungai Aare berdasarkan informasi yang diperoleh dari keluarga juga lebih deras dibandingkan hari-hari saat ini. " Ini mungkin siatuasi yang kurang bisa dijangkau ukuran manusia yang bisa diantisipasi," kata dia.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya