Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Astaga! Ibu di Medan Temukan Penjagal dan Penjual Daging Kucing Rp70 Ribu/Kg

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 29 Januari 2021 06:30
Astaga! Ibu di Medan Temukan Penjagal dan Penjual Daging Kucing Rp70 Ribu/Kg
Ibu tersebut bermaksud mencari kucingnya yang sudah hilang tiga hari. Tahunya menjadi korban jagal penjual daging kucing.

Dream - Sebuah unggahan dari akun Instagram @soniarizkikarai viral di Instagram dan Twitter pada Rabu, 27 Januari 2021. Warganet bernama Sonia Rizkika itu mengaku telah menemukan kucingnya mati di tangan jagal penjual daging.

Awalnya, kucing Sonia bernama Tayo hilang sekitar 3 hari lalu. Sonia lantas mencari kucing ke berbagai tempat.

Ketika bertanya pada orang yang berada di sekitar rumahnya, Sonia diberi tahu bahwa Tayo diculik dan dimasukkan ke karung goni. Orang tersebut juga memberi tahu bahwa penculik kucing itu terkenal sering menjual daging kucing seharga Rp70 ribu per kilogram.

1 dari 3 halaman

Awalnya Tak Mengaku

Sedih dan marah kehilangan kucing kesayangannya, Sonia memberanikan diri datang ke rumah pelaku. Menurut Sonia, rumah pelaku terletak di kecamatan Medan Denai, Medan, Sumatera Utara.

Saat sampai di sekitar rumah pelaku, tetangga pelaku memberi tahu alamat yang salah. Sonia pun menggaliinformasi dari anak-anak di sekitar perumahan itu.

Sesampainya di rumah itu, Sonia melihat karung goni. Ketika Sonia bertanya, salah seorang penghuni rumah mengatakan karung tersebut berisi anjing.

2 dari 3 halaman

Si Penjagal Marah dan Ancam Meludah

Sesaat setelahnya, Sonia langsung membuka isi karung goni tersebut. Karung itu ternyata berisi banyak kucing yang sudah mati dan terpotong-potong. Sonia bahkan menyebut, ada mayat kucing hamil di dalam karung itu.

Teman Sonia yang membuka karung itu juga mengatakan, ada mayat kucing serupa kucing Sonia, Tayo. Mendengar kabar itu, Sonia ambruk dan menangis histeris.

Akibat timbul keributan di depan rumah itu, seorang laki-laki paruh baya keluar dari rumah.Laki-laki itu dan marah mendengar keributan. Ia juga memaki-maki dan hampir memukul teman Sonia. Tak hanya sampai situ, bahkan laki-laki itu pun mengatakan akan meludahi Sonia bila terus berbicara.

3 dari 3 halaman

Lapor ke Polsek Sekitar

Tak terima dengan perbuatan pelaku, Sonia mendatangi Polsek sekitar. Namun, polisi mengaku tak mengetahui pasal pidana apa yang bisa dikenakan pada pelaku.

" Sampai di polsek, polisinya ga tau pasal tentang kucing dan abis itu mereka ketawa-ketawa gak jelas," tutur Sonia.

Sonia kembali dipanggil masuk ke Polsek. Klaiini Polisi jaga ,menyarankan Sonia melaporkan kejadian tersebut ke polsek lain.

Pada Rabu malam, Sonia kembali mendatangi rumah pelaku. Namun, tak ada orang di rumah itu. Ia bahkan mendapati satu karung goni lagi dengan ukuran lebih besar di depan rumah itu.

Sonia menyebut, pelaku biasanya beraksi saat pagi. Pelaku membunuh kucing terlebih dahulu sebelum membawanya.

" InsyaAllah besok dicoba sekali lagi ke jalur hukum," pungkas Sonia.