Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Belakangan kasus percekcokan konsumen dan kurir COD marak terjadi. Kali ini, peristiwa tersebut kembali terjadi di daerah Ranah Batahan Baru Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Dalam video yang diunggah ke Instagram oleh akun @kamerapengawa terlihat seorang wanita paruh baya mengamuk kepada dua kurir ekspedisi karena paket yang diterima tak sesusai pesanan.
" Drama COD terjadi lagi. Kali ini terjadi di daerah Ranah Batahan Desa Baru Pasaman Barat - Sumatera Barat," tulis akun tersebut.
Dalam klip video tersebut, tanpa segan sang wanita paruh baya itu membentak dan meminta uang sejumlah Rp115 ribu miliknya dikembalikan. Ia bahkan beberapa kali membanting paket yang terbungkus rapi didekatnya.
" Mana duitku? Mana duitku? Masak Rp115 ribu kayak gitu? Mana duitku!" ucapnya.
Melihat aksi pelanggan yang merasa emosional, kedua kurir tersebut justru tampak menanggapi dengan santai. Sebab, keduanya tak bisa bertindak lebih jauh untuk mengembalikan uang Rp115 ribu milik wanita tersebut.
" Mana duitku?," tanyanya.
" Ya enggak bisa," ucap salah satu kurir.
" Mana duitku? Mana duitku?," tanyanya kembali.
Hingga artikel ini dibuat, belum diketahui kapan video tersebut diambil.
Video tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi perbincangan netizen. Banyak yang membahas buruknya sistem COD, sebagian lainnya menyayangkan aksi wanita paruh baya tersebut.
" Disatu sisi kasian kurir yg gak tahu apa2 kena omel, disisi lain ya gak bisa disalahkan juga emak2 gaptek, apa yg diharapkan dri emak2 gaptek ? Belanja online jelas suatu pengalaman baru buat dia, Apalagi dia kena tipu, pasti marah2lah, yg harus ditindak/ditertibkan tuh seller nakal yg bertebaran di lazada, disini jelas seller memanfaatkan ketidak tahuan pembeli, selama seller nakal ada, ini pasti akan berulang terus menerus," sahut seorang netizen.
" Clash Or Duel????????????????," sahut lainnya.
" We waiting for the klasifikarifisakisasi ????," sindir netizen lain.
" Sepertinya ada salah dengan sistem COD...," sahut seorang netizen.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya