Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Bocah Baca Yaasin Sambil Menangis Di Makam. (Foto: Atan Mukris Facebook)
Dream - Sebagian orang masih membayangkan bahwa karier sebagai fotografer adalah profesi yang mudah. Cukup tekan tombol kamera dan dapatkan bayaran.
Namun kenyataannya tidak semudah itu. Keterampilan fotografi tidak dapat dimiliki dalam waktu singkat.
Selain pengetahuan dan teknik fotografi, seorang fotografer harus pandai menangkap momen yang tepat untuk menghasilkan foto yang bisa 'berbicara'.
Baru-baru ini, karya terbaru seorang fotografer Malaysia menjadi viral di Facebook. Setelah dibagikan lebih dari 19.000 kali dan mendapat 11.000 tanda Likes.
Karya fotografi Atan Mukris memperlihatkan seorang bocah yang sedang berdoa dengan khusyuk di depan sebuah makam.
Foto-foto itu mengandung jalan cerita yang begitu menyentuh hati. Siapa saja yang melihat pasti akan merasakan kesedihan yang dirasakan sang bocah.
Di awal 'kisah' memperlihatkan seorang anak lelaki berjalan sambil membawa kendi berisi air. Raut wajahnya tampak suram dan sedih.

Langkah kecil kaki bocah itu akhirnya berhenti di sebuah pemakaman.

Dia kemudian berjongkok di sebuah makam. Setelah meletakkan kendi dia mulai membuka buku Yassin.

Lembar demi lembar buku Yassin dibuka dan dibacanya, sesekali bocah itu terlihat menyeka air matanya.

Selesai membaca Yassin, tangannya menengadah ke atas. Berdoa memohon kepada-Nya untuk 'seseorang di atas sana'. Tangannya diusapkan di wajah, pertanda dia selesai berdoa.

Setelah itu dia meraba-raba saku bajunya.
Ternyata, bocah itu mengambil segenggam bunga yang kemudian ditaburkan di atas makam.

Tak lupa, dia juga menyiramkan air dari dalam kendi yang dibawanya.
Matanya menatap sejenak ke atas pusara sebelum beranjak meninggalkan makam.

Namun, baru beberapa langkah, dia berbalik dan tangannya menggapai sesuatu dari dalam sakunya.

Ternyata itu adalah selembar kertas yang bertuliskan " Ibu Sayang Kamu, Jaga Diri Baik-baik" .

Kumpulan foto Atan Mukris seolah memberikan pesan moral tentang arti kehilangan seorang ibu.
Hanya mereka yang pernah kehilangan saja yang bisa merasakan kepiluan dan kesendirian ditinggal ibu yang sangat disayangi.
(ism, Sumber: Siakapkeli.my)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya