Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Agus Dartono (Foto: Merdeka.com)
Dream - Sosok purnawirawan Polri, Agus Dartono, 67 tahun, belakangan ramai menjadi sorotan publik. Hal ini lantaran dirinya terjaring razia Satpol PP saat tengah menjadi manusia silver di jalanan Kota Semarang, Jawa Tengah.
Video penangkapan gus viral di media sosial dan jadi perbincangan warganet. Banyak dari mereka yang bertanya kemana uang pensiun Agus sampai harus memilih profesi sebagai manusia silver.
Dikutip dari Merdeka.com, Rabu 29 September 2021, Agus mengungkapkan jumlah uang pensiunnya dan alasan dirinya menjadi manusia silver.
Kisah Agus bermula saat dirinya terjaring razia Satpol PP. Saat petugas melakukan pengecekkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), tertulis profesi Agus merupakan pensiunan polisi.
Diketahui Agus terakhir berdinas di Poslantas Tembalang dengan pangkat Aipda.
Dalam pengakuannya, Agus memilih menjadi manusia silver karena mengalami kesulitan ekonomi. Ia terpaksa mengamen menjadi manusia silver karena malu meminta bantuan kerabat atau rekan sesama polisi.
Setelah viral, kisah pensiunan polisi tersebut pun langsung mengundang perhatian dari seluruh keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia. Beberapa waktu yang lalu, Agus bahkan secara khusus diminta untuk menghadap Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar.
Kepada wartawan, Agus mengungkap biasanya dirinya mendapat uang sebesar Rp20 ribu sampai Rp25 ribu dari hasil mengamen. Uang tersebut dikatakannya digunakan untuk membeli beras.
" (Biasanya) mangkal di Semarang Barat, sehari rata-rata (dapat) Rp20 ribu kadang Rp25 ribu untuk beli beras," kata Agus kepada wartawan.
Berdasarkan informasi, Agus sebenearnya masih mendapatkan gaji pensiun setiap bulan. Namun, uang yang didapatnya rupanya tidak cukup lantaran ia terlilit utang.
Gaji pensiunnya, kata Agus, habis terpotong cicilan utang sehingga ia hanya mendapat uang Rp800 ribu setiap bulannya.
" Uang pensiun masih Rp800 ribu lainnya saya (bayar) utang bank terus saya kasih anak-anak saya," kata Agus.

Di akhir wawancaranya, Agus mengatakan jika dirinya menjadi manusia silver tanpa sepengatahuan anak dan keluarganya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya dan mengaku tidak ada niat untuk merendahkan martabat Polri.
" (Anak-anak) enggak tahu kalau tahu saya dimarahi. Enggak diulang lagi lah. Minta maaf kepada Bapak Kapolri dan jajarannya serta buat keluarga saya," pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya