Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Tidak Semua Ibu Mertua Jahat Kepada Menantu Perempuan. (Foto: Zonamuslimah.net)
Dream - Orang bilang pernikahan bukan sekedar penyatuan dua jiwa, tapi seluruh keluarga dari kedua pasangan yang menikah
Bagi perempuan yang sudah menikah, memiliki ibu mertua yang bisa menerima menantu apa adanya adalah hal yang sangat diimpikan.
Keinginan ini muncul sebab banyak yang dihantui oleh kisah hubungan dingin antara menantu perempuan dan ibu mertua.
Pandangan yang sering dijadikan sumber cerita di sinetron ini tentu membuat resah kaum perempuan yang ingin berumah tangga.
Padahal, dalam dunia nyata, tidak semua ibu mertua bersikap kejam terhadap menantu perempuan mereka.
Seperti pengalaman perempuan Malaysia, sebut saja Indah, yang dibagikan di akun Facebook IIUM Confession ini.
Indah mengaku sebelum menikah, dia sangat khawatir terhadap sikap ibu mertua. Mengingat dirinya adalah gadis dari kampung.
" Saya tidak cantik dan berkulit hitam. Sedangkan ibu mertua bagus, kulitnya putih bersih. Begitu juga dengan saudara ipar, keduanya cantik-cantik," kata Indah mengawali kisahnya.
Indah semakin fobia karena sering mendengar cerita ibunya yang kebetulan seorang menantu yang tidak disukai ibu mertua.
Dia kemudian menceritakan tentang calon suami dan keluarganya. Menurut Indah, calon suaminya adalah anak lelaki satu-satunya di keluarganya.
Calon suaminya dibesarkan dalam keluarga yang penuh dengan adab dan sopan santun. Cara berbicara mereka lembut dan tidak pernah mengeluarkan kata-kata menyakitkan.
" Bapak mertua seorang pejabat negara, sedangkan ibu mertua seorang ibu rumah tangga. Anak-anak mereka orang-orang hebat, sukses di pendidikan dan karier," lanjut Indah.
Melihat itu semua, Indah jadi rendah diri. Dia takut calon ibu mertua akan merendahkannya dan bahkan tidak merestui pernikahannya.
Namun, segala perasaan dan dugaan negatif terhadap ibu mertua meleset sama sekali setelah dia menjadi anggota keluarga suaminya.
" Ibu suami saya ternyata seorang ibu mertua terbaik di dunia. Beliau tak pernah merendahkan saya yang serba kekurangan.
" Padahal saya tidak pandai masak, namun beliau tetap mengajari saya dengan sabar," kata Indah.
Yang membuat Indah semakin kagum, sang ibu mertua bahkan memijatnya ketika dia merasa badannya sakit-sakit saat mengandung.
Apapun yang dia inginkan, ayah dan ibu mertuanya akan melakukan yang terbaik. Setiap ingin pulang ke rumah mertua, kamar Indah dan suaminya disiapkan seindah kamar pengantin. Begitu bersih, wangi dan rapi.
" Saya ceritakan kepada Ibu saya bahwa tidak semua ibu mertua jahat. Ibu bilang semua ini berkat doa-doanya agar anak perempuannya tidak mengalami nasib seperti dirinya," kata Indah.
Terlalu banyak perbuatan baik yang telah dilakukan ibu dan bapak mertua untuk disebutkan, Indah sampai tidak tahu harus melakukan apa untuk membalas mereka.
Dia akhirnya hanya mengirimkan doa untuk mereka. Apalagi saat ini keduanya telah meninggal dunia.
" Keduanya pergi untuk selamanya pada hari Jumat. Orang tua kandung saya juga sudah meninggal dunia.
" Sekarang saya hanya bisa mendoakan dan mengirimkan pahala dari bacaan Alquran yang saya baca setiap hari," pungkas Indah.
Sumber: mStar.com.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam