Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dedi (Foto: Instagram @indomilitary.indonesia)
Dream - Jika seseorang ingin menjadi tentara, maka pertama kali yang dinilai oleh banyak orang adalah fisiknya. Memang, banyak orang mengidentikkan tentara dengan tubuh tinggi besar. Gagah.
Sehingga, siapa saja yang berwajah kerempeng sering dipandang sebelah mata. Orang-orang yang tubuhnya terlihat lemah karena kurus sering kali diolok-olok tidak bakalan bisa jadi tentara, meskipun tekadnya sekuat baja.
Dengarlah kisah pemuda bernama Dedi berikut ini. Dia sempat dicibir karena tubuhnya kurus dan bercita-cita menjadi tentara. Kisah Dedi diunggah oleh akun Instagram @indomilitary.indonesia.
" Jadikan kritikan orang lain sebagai motivasi untuk mu," tulis caption video yang diunggah akun tersebut.

Awal video itu memperlihatkan foto Dedi dengan tubuh yaang masih kurus, sangat berbeda dari kebanyakan para calon siswa Akmil. Namun bukan berarti ia tidak boleh bermimpi.
" Kurus dan kucel gabisa jadi akmil," tulisnya.
" Oke saya Buktikan!," lanjut dia.
Sebelum berhasil menjadi prajurit TNI, ia mengaku sempat dihina karena memiliki postur tubuh kurus dan wajah kucel. Namun hal tersebut malah menjadikan semangatnya terpacu.

Dengan penuh usaha, dan keinginan yang begitu besar Dedi nyatanya mampu menjadi bagian dari TNI. Ia berhasil masuk Akmil dan kemudian menjadi seorang perwira TNI dengan pangkat Letnan Dua (Letda).
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam