Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jumandi (Foto: YouTube Bang Yo)
Dream - Nasib miris harus dialami oleh seorang pria asal Cirebon, Jumadi. Ia merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sering meninggalkan rumah hingga melamun di pinggir jalan.
Pria yang akrab dipanggil Unyil itu diketahui memiliki kisah yang memilukan. Dalam video yang diunggah ke YouTube oleh akun Bang Yo, Jumadi disebut kerap ngamuk di rumahnya yang terletak di Desa Tegalsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.
Bahkan ia juga kerap merusak perabotan di rumah yang ditinggalinya seorang diri tersebut.
Jumadi ternyata dulunya merupakan seorang pengusaha yang terkenal sukses di wilayah tempat tinggalnya. Ia bahkan sering menerima pesanan dari Jakarta.
Nasib Jumadi mulai berubah beberapa tahun silam, ketika masih tinggal bersama ibunya. Saat itu ibunya yang sedang sakit berupaya meminta obat kepada Jumadi. Namun Jumadi justru berkata kasar kepada ibunya.

Dulu, Jumadi pernah bilang kepada ibunya, “ Minum obat terus, mati aja sekalian.”
Mendengar perkataan anaknya, kala itu sang ibu sakit hati dan membalas, " Ketika nanti ibu sudah tiada kamu akan gila."
Ucapan sang ibu pun menjadi kenyataan. Jumadi mengalami gangguan jiwa setelah ibunya meninggal.

Setelah mengalami gangguan jiwa, Jumadi diketahui sering pergi meninggalkan rumah hingga pergi ke luar kota. Bahkan dirinya pernah pergi ke Surabaya selama beberapa bulan.
Saat ditemukan, Jumadi mengaku tinggal di Desa Bakung, Kecamatan Jamblang. Namun setelah ditelusuri ternyata diketahui bahwa Jumadi merupakan warga Tegalsari.

Pihak relawan pun berupaya mempertemukan Jumadi dengan keluarganya yang diwakili oleh sang adik bernama Lina. Saat ditanya oleh relawan, sang adik membenarkan jika Jumadi adalah kakaknya.
Jumadi sendiri berupaya dipertemukan dengan keluarganya lantaran dirinya masih memiliki rumah tinggal yang layak bersama keluarganya, sehingga tidak berada di jalanan kembali.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya