Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Pilu (Foto: Instagram/leyladerina)
Dream – Beredar sebuah audio drama berisi percakapan antara seorang ibu dan anak. Rupanya, cerita tersebut terinspirasi dari salah seorang pengguna Twitter yang harus kehilangan sang ayah akibat terpapar Covid-19.
“ Sebuah Audio Drama yang ceritanya terinspirasi dari cerita yang aku lihat di twitter. Al-Fatihah dan doa terbaik untuk teman teman yang ditinggalkan orang tersayang,” tulis keterangan dalam unggahan yang dikutip dari akun Instagram @leyladerina.
Perjuangan para penderita Covid-19, demi mendapatkan oksigen yang mulai langka sukses membuat warganet meneteskan air mata.

Dalam percakapan tersebut, tampak seorang ibu yang tengah menanyakan keberadaan sang anak. Rupanya, anaknya baru saja sampai ditempat antre oksigen.
“ Dek, dimana…?” tanya sang ibu.
“ Ini baru sampe tempat oksigen bu. Rame bangett,” balas anaknya sembari mengirim foto orang-orang yang juga tengah mengantre.
Sang ibu pun memberi semangat pada anaknya. Ia juga memintanya untuk tetap berhati-hati.
Namun, selang beberapa menit, ibunya kembali mengirim pesan pada sang anak. Ibunya pun mengucapkan rasa terimakasih yang mendalam pada anaknya itu, karena sudah berjuang mendapatkan oksigen.

“ Makasih ya kamu udah usaha capek-capek kesana. Ibu terharu dan bersyukur sekali punya anak kayak kamu. Bapak juga pasti bahagia punya anak sebaik kamu,” tulis sang ibu.
Sang anak yang mendapat pesan seperti itu pun merasa heran. Ia justru merasa perbuatannya ini adalah hal wajar sebagai seorang anak.
Ia juga berjuang agar ayahnya dapat kembali sehat dan bisa berkumpul bersama kembali seperti dulu.

Namun, sang ibu justru memintanya untuk kembali pulang. Ia pun merasa bingung dan menanyakan alasannya.
“ Sekarang kamu pulang aja ya?” pinta sang ibu.
“ Hah? Kok gitu bu?” tanya anaknya kebingungan.
“ Iya pulang aja. Bapak udah ga ada,” jawab ibunya membuat isi percakapan tersebut terasa sangat memilukan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya