Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Akhilesh Kumar (Foto: Twitter/ANI)
Dream – Pesawat komersial Air India Express terjatuh saat mendarat di Bandara Internasional Calicut, India. Peristiwa yang terjadi pada Jumat, 7 Agustus lalu itu menewaskan 18 orang. Termasuk Kopilot, Akhilesh Kumar.
Namun, kabar duka ini tak langsung disampaikan pada istrinya, Megha, karena tengah hamil. Kabar kematian Akhiles itu dikhawatirkan akan mengganggu kehamilannya.
Setelah hampir satu hari Megha tak diberitahu terkait kematian suami tercintanya, akhirnya harus mendengar berita duka tersebut. Dan membuatnya belum bisa menerima kepergian sang suami.
“ Siapa dia?” tanya Megha putus asa saat melihat tubuh mendiang suaminya.
Pada 8 Agustus kemarin, sekitar 200 pilot dan anggota staf darat berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir, ketika jenazah Akhilesh Kumar tiba dibandara. Ia kemudian dibawa ke rumahnya di Mathura melalui jalan darat.

Sesampainya dikediaman Akhilesh, sang istri masih tidak dapat menerima kematian suaminya.
“ Ini bukan Akhilesh. Tidak mungkin. Dia sekarang sedang berada di Nayati (rumah sakit) tempat kami harus pergi untuk menemui calon anak kami,” ucap Megha berulang kali.
Inilah yang menjadi alasan pihak keluarganya, tidak memberitahu Megha perihal kematian sang suami.
Megha masih bersikeras mengatakan bahwa suaminya saat ini sedang berada dirumah sakit. Megha bahkan menyebutkan bahwa suaminya telah meminta cuti mulai tanggal 21 Agustus nanti.
“ Terakhir kali kami melihatnya melalui video call,” ungkap kakak iparnya, Vijay.

Dan ketika tubuh Akhilesh akan dibawa untuk dikremasi, Megha begitu terpukul dan pingsan.
“ Apa yang akan terjadi pada anak kita?” tanya ayah Megha putus asa.
Jasad Akhilesh dikremasi di Moksha Dham Mathura. Sementara itu, tim medis dari rumah sakit distrik memeriksa Megha.
“ Dia baik-baik saja sekarang. Tapi beberapa kali pingsan,” kata seorang dokter.
Setelah proses kremasi selesai, kekosongan mulai mendatangi kediaman keluarga Megha. Ayah Akhilesh, Tulasi Ram Sharma, berharap pemerintah akan membantu keluarganya.
“ Ia gugur di garis terdepan darurat Covid-19. Dia seorang martir (orang berjuang hingga kematian menjemout),” katanya kembali mengenang.
(Sumber: indiatimes.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya