Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mbah Muntilah (Foto: Instagram @tante_rempong_)
Dream - Hidup memang penuh perjuangan. Nasib setiap orang pun berbeda-beda. Ada yang berkecukupan, tak sedikit pula dalam kekurangan. Itulah mengapa manusia selalu diajarkan untuk saling membantu dan tolong-menolong antar sesama.
Banyak orang tua yang sedang menikmati masa senjanya. Namun, beberapa ada yang berjuang keras untuk bertahan hidup dengan kondisinya yang memilukan.
Seperti unggahan akun Instagram @tante_rempong_, ada seorang nenek bernama Mbah Muntialah, berasal dari Desa Pangkat Rejo Sugio, Lamongan, Jawa Timur. Umurnya sudah 80 tahun dan tak mempunyai seorang anak.
Di dalam video tersebut, terlihat tim memasuki sebuah rumah yang kumuh. Di dalamnya, ternyata ada seorang nenek yang sedang meringkuk di lantai berlandaskan tanah. Tubuhnya terlihat seperti tulang berbalut kulit saja.
" Astaghfirullah, ya Allah," kata perekam video menangis.
Menurut informasi, nenek Muntiah sehari-harinya dirawat oleh keponakannya. Namun, karena keponakannya juga merupakan warga kurang mampu dan hanya bekerja serabutan sebagai buruh tani, maka ia pun tak bisa mengurus nenek Muntiah dengan layak.
Keponakannya itu tinggal tak serumah dengan nenek Muntiah, sehingga kurang memperhatikan kondisi nenek Muntiah.
Saat ditemukan, nenek itupun langsung meminta makan kepada orang yang datang menemuinya. Setelah diberikan sekotak nasi, ia pun langsung memakannya dengan sangat lahap.

" Alon-Alon mawon mbah, nggih di dhahar sedoyo (Pelan-Pelan saja mbah, iya di makan semua boleh)," kata seorang pria.
Setelah video dan kisahnya viral, pihak perangkat desa setempat bersama perwakilan dari kepolisian daerah, mencarikan solusi untuk merawat nenek Muntiah.
Kedepannya, nenek Muntiah disebut akan dirawat oleh seorang warga yang mana seluruh biasa akan ditanggung pihak desa.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya