Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Panji (Foto: Merdeka.com)
Dream - Biasanya bocah berusia sebelas tahun menikmati masa belajar menimba ilmu ataupun bermain bersama teman-teman. Namun, nasib bocah satu ini berbeda. Dia harus menanggung beban keluarga di usianya yang masih belia.
Panji namanya. Bocah tangguh ini terpaksa berjuang dan bekerja menjadi tulang punggung bagi kakek serta neneknya lantaran dirinya sudah tak memiliki orang tua.
Lantaran umur kakek dan neneknya sangat senja, membuat keduanya tak lagi dapat bekerja mencari uang demi sang cucu. Sehingga, Panji yang harus menggantikan posisi tulang punggung keluarga.
Begitu pilu, setiap hari Panji harus mencari kepiting yang nantinya ia akan jual kembali. Itu semua ia lakukan agar dapat memenuhi kebutuhan keseharian dirinya beserta kakek dan neneknya.

Meski usianya masih belia, yang ada dipikiran Panji hanya kakek neneknya bisa makan dan tidak menahan lapar.
Setiap 3 ekor kepiting yang didapatkan Panji, ia jual dengan kisaran harga Rp5 ribu hingga Rp10 ribu saja. Jika dibandingkan dengan makanan saat ini, penghasilannya sangat jauh dari cukup, apalagi ia harus menghidupi dua orang lain.

" Biasanya ini dijual berapa?," tanya wanita perekam video seperti nampak dalam unggahan akun Instagram @rumahyatim.
" Limangewu (lima ribu)," jawab Panji dengan polosnya dan tersipu malu.
Berikut video Panji penjual kepiting tulang punggung keluarga
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya