Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Pria Ceraikan Istri Yang Terobsesi Buat Konten Estetik Di Instagram
Dream - Di era digital penggunaan media sosial sudah menjadi hal yang umum. Hampir semua orang di dunia ini punya akun media sosial.
Sepertinya halnya sebuah pedang, media sosial juga bermata dua. Di satu sisi sangat berguna jika dipakai secara bijaksana.
Namun media sosial juga bisa menimbulkan kerusakan dan kehancuran kalau penggunanya melakukan kesalahan saat menggunakannya.
Hal itulah terjadi dalam sebuah kisah rumah tangga yang hancur akibat salah satu pasangannya salah memanfaatkan media sosial.
Baru-baru ini seorang pria mencurahkan isi hatinya yang gundah gulana akibat ulah istrinya yang terobsesi dengan Instagram.
Karena sudah tak bisa diperingatkan lagi, pria tersebut memutuskan untuk menceraikan istrinya.
Bagaimana tidak terobsesi? Demi membuat konten yang estetik, sang istri justru menyengsarakan suami.
Menurut pria itu, dia malah merasa tidak nyaman tinggal di rumahnya sendiri lantaran istri terobsesi dengan konten.
Awalnya pernikahan pasangan yang sama-sama berusia kisaran 30an ini baik-baik saja.
Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang anak perempuan yang imut dan lucu.
Pria itu mengatakan istrinya memang sangat mengutamakan kebersihan dan penampilan.
" Tapi tidak separah semenjak dia membuat konten dan mengunggahnya di Instagram," kenang pria itu.
Kata pria itu, semua berawal ketika istrinya mengunggah konten tentang rumahnya di kanal ibu-ibu.
Tidak disangka, unggahan istrinya itu mendapat respons yang luar biasa dari netizen.
Akun istrinya bahkan mendapatkan tambahan pengikut mencapai 400 ribu orang sejak putrinya lahir.
Hal ini membuat istrinya semakin bersemangat dan keranjingan untuk mengunggah konten estetik kondisi rumahnya. Apa pun yang dilakukannya diunggah di Instagram.
Bulan pun berganti tahun, istrinya semakin berubah pola pikirnya. Karena terobsesi mengunggah konten estetik, istrinya selalu menekankan agar semuanya harus tertata rapi.
Melalui Instagram, tak jarang sang istri memperlihatkan kehidupan keluarga yang harmonis dan sempurna.
" Meski semua yang tampak di Instagram itu sebenarnya tidak seperti yang kami alami," ungkap pria itu.
Menurutnya, istrinya sebenarnya tidak menikmati momen yang tampak di foto. Tapi demi konten estetik, istrinya bergeming.
Sikap istrinya juga mulai berubah. Itu terlihat ketika istrinya merekam momen saat putrinya berjalan untuk pertama kalinya.
Hanya karena ada gelas di atas meja ikut terekam dalam videonya, dia memarahi suaminya. Bukan ini saja yang membuat pasangan ini sering bertengkar.
Pria itu mengatakan sejak lahir, putrinya hampir tidak punya mainan di kamarnya karena istrinya berpikir itu akan merusak suasana estetik untuk konten Instagramnya.
" Aku seperti bukan tinggal di dalam sebuah rumah, tapi hidup untuk konten Instagram," kata pria itu muak.
Karena sudah tidak bisa tahan hidup seolah pajangan di museum, pria itu memutuskan untuk menceraikannya istrinya.
Kisah yang ditulis di Reddit ini pun mengundang berbagai komentar netizen. Kebanyakan mendukung keputusan pria itu.
Sumber: Newsweek.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya