Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Striding Edge, Lake Distric/ Foto: Instagram/jamesappletonphotography
Dream - Seorang dokter, Jamie Butler, jatuh dari ketinggian lebih dari 90 meter saat mendaki gunung yang menjadi tempatnya melamar sang istri.
Jamie Butler yang meninggal pada usia 54 tahun. Dia melamar sang istri, Margaret, di Striding Edge, Lake District, pada tahun 1994.
Pada bulan November lalu, pasangan yang berasal dari Altrincham, Greater Manchester, kembali mengunjungi Lakes untuk mengenang masa-masa lamaran mereka.
Namun, kisah yang diharapkan romantis itu malah berujung tragis. Ketika kehilangan pijakan kaki karena kabut tebal yang mengaburkan penglihatan, Butler tergelincir.
© Striding Edge, Lake Distric/ foto: Instagram/jamesappletonphotography
Keduanya berkunjung pada tanggal 2 November 2021 di sore hari. Ketika sampai di puncak, sang istri meminta waktu istirahat. Saat itu, Margaret menyaksikan suaminya mencari tempat lamaran merka.
Namun, sang suami tak kunjung kembali, akhirnya Margaret meminta pertolongan polisi. Hingga tim penyelamat gunung datang untuk mencari Jamie.
Mendiang suaminya itu ditemukan di bawah punggung bukit, dimana Jamie dinyatakan tewas karena banyak luka, termasuk tengkoraknya yang retak.
Kematian Jamie dikatakan disebabkan karena kecelakaan.
Sumber: Metro.uk
Dream - Pada zaman serba online sekarang, banyak aktivitas dilakukan melalui internat. Termasuk dalam pencarian jodoh, banyak orang melakukannya di aplikasi ponsel.
Namun tidak dengan Muhammad Malik. Pemuda 29 tahun asal London, Inggris, itu tidak mencari jodohnya lewat internet. Dia juga tidak meminta keluarganya untuk mencarikan pasangan lewat proses perjodohan.
Malik memilih memasang billboard untuk mencari wanita idamannya. Dia mengiklankan diri lewat papan-papan iklan yang dipasang di Kota London dan Birmingham.
Dalam billboard itu, Malik menggambarkan dirinya sebagai seseorang yang suka makanan, suka bercanda, serta taat pada agama. Pada papan iklan itu pula dia juga membubuhkan kalimat yang menggelitik.
" Selamatkan saya dari perjodohan," tulis dia di papan iklan tersebut. Malik juga mencantumkan alamat websitenya, sehingga wanita yang tertarik menjadi calon istri bisa menghubunginya.
Dalam sebuah video di situs web, yang disebut Find Malik a Wive, orang London itu mengatakan bahwa dia adalah seorang pengusaha, pecinta kuliner, religius, dan mencari seseorang yang taat beragama. Dia juga mencari sosok yang suka bercanda.
Malik mengaku harus mencari pasangan lewat papan iklan karena belum menemukan pasangan yang tepat. Menurut dia, sangat sulit untuk mendapat pasangan yang tepat.
" Saya harus memasang papan iklan agar bisa dilihat," tambah Malik, dikutip dari cnn.com.
Dia mengutamakan 'kepribadian dan kepercayaan' di atas syarat lainnya. Dia juga menegaskan bahwa papan iklan itu bukan guyonan, melainkan serius.
Meski nekat mencari pasangan lewat papan iklan, Malik menegaskan tidak menentang perjodohan. Menurut dia, perjodohan menjadi tradisi pada banyak masyarakat Muslim.
" Saya hanya ingin mencoba dan menemukan seseorang terlebih dahulu," kata dia.
Sejak memasang iklan pada hari Sabtu, Malik mengatakan bahwa dia telah menerima ratusan pesan yang menyatakan minatnya.
Menurut laman Mirror.co.uk, sejak papan iklan itu dipasang, Malik telah menerima 2.000 pelamar. Sebanyak seribu wanita mengirim lamaran lewat website, seribu lainnya melalui pesan di sosial media.
Can you tell I like purple? #findmalikawife pic.twitter.com/WdcjzzIt0c
— Muhammad Malik (@findmalikawife)January 5, 2022
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya