Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
InTempo, Gedung Apartemen Di Spanyol (nydailynews.com)
Dream - Terdengar seperti lelucon, sebuah kontraktor pembangun apartemen lupa membangun fasilitas lift. Padahal bangunan 47 lantai ini sudah hampir rampung.
Fenomena langka ini terjadi di Negeri Matador tepatnya di kawasan Benindorm di Alicante, Spanyol.
Mengutip laman nydailynews, Jumat, 7 Agustus 2015, pengembang gedung bernama InTempo ini seperti terburu-buru membangun gedung yang disiapkan sebagai tanda kebangkitan ekonomi Spanyol.
Buktinya, pengembang lupa memasukan fasilitas lift dalam blueprint desain gedung yang akan dibangun.
Namun gedung yang dibangun pada 2013 ini memang sudah bermasalah sejak awal.
Proses konstruksi InTempo semula dibiayai oleh sebuah bank Spanyol, Caixa Galicia. Namun sejak Desember 2012, pembiayaan proyek ini diambilalih, Sareb, salah satu bank dengan citra buruk di Spanyol.
Kriteria bank buruk di pernah disampaikan Bank Sentral Eropa (ECB), dan Komisi Uni Eropa, dan IMF terkait aset properti yang bermasalah.
Permasalahan tak hanya berhenti pada penunjukan bank yang mendanai. Caixa Galicia dikabarkan tak membayar gaji para pekerja bangunannya empat bulan sejak gedung ini dibangun, atau setelah gedung terbangun 23 lain.
Saat pembangunan 23 lantai ini, para pekerja yang berjumlah 41 orang harus naik turun tangga membangun gedung ini. Lift sama sekali belum dibangun pengembang.
Akhirnya pada 2013, struktur gedung InTempo berhasil rampung 93 persen dan 35 persen apartemennya terjual. Namun kala itu, pengembang masih mencari solusi dengan kealfaan pengembangan memasang fasilitas lift.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya