Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Melayat Saudara Yang Meninggal Akibat Gigitan Ular Berbisa
Dream - Sebuah kejadian yang cukup pelik baru-baru ini terjadi di India. Seorang pemuda meninggal digigit ular setelah menghadiri pemakaman saudaranya.
Menariknya, saudara pemuda itu meninggal juga karena digigit ular. Peristiwa ini sempat membingungkan warga desanya.
Dilansir DailyStar, 10 Agustus 2022, pemuda 22 tahun bernama Govind Mishra merasa kehilangan atas meninggalnya Arvind Mishra saudaranya.
Bersama dengan kerabatnya yang bernama Chandrashekar Pandey, Govind pun pergi melayat Arvind yang tinggal di wilayah Bihar.

Diketahui bahwa Arvind meninggal dunia akibat digigit ular. Tidak disebutkan jenis ular yang menggigit pria 38 tahun itu hingga menyebabkan kematiannya.
Namun, sebuah kejadian yang tak disangka-sangka menimpa Govind dan Chandrashekar. Saat dalam perjalanan mereka bertemu dengan seekor ular.
Entah bagaimana kejadiannya, kedua orang itu terkena gigitan ular ketika berada di Desa Bhawanipur. Tragisnya gigitan ular itu sangat parah.

Govind dilaporkan meninggal dunia akibat gigitan ular saat di desa tersebut. Sementara Chandrashekar selamat karena segera di bawa ke rumah sakit.
Tidak disebutkan ular jenis apa yang menyebabkan kematian Govind, dan membuat Chandrashekar harus dirawat di rumah sakit karena kondisinya kritis.
Yang pasti, India memang terkenal memiliki reputasi menakutkan terkait gigitan ular yang menyebabkan kematian.

Dari perkiraan 5 juta gigitan ular setiap tahun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklaim 'antara 81.000 dan 138.000' berakibat fatal.
Hampir setengah dari kematian akibat gigitan ular berbisa dilaporkan dari India. WHO menyebut 90% kematian itu akibat gigitan empat ular berbisa.

Keempat jenis ular yang disebut sebagai penyebab kematian terbanyak adalah krait (ular weling atau welang), kobra India, viper (beludak) Russell, dan viper (beludak) sisik gergaji.
Sumber: DailyStar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam