Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumanto (Foto: Planet.merdeka.com)
Dream - Nama Sumanto sempat menghebohkan publik pada 2003. Pria asal Desa Pelumutan, Purbalingga, Jawa Tengah, ini menjadi terkenal karena kebiasaannya memakan daging manusia.
Sumanto saat itu percaya daging mayat yang dimakannya bisa memberikan kekuatan supranatural. Akibat keyakinannya itu pula Sumanto mengaku telah memakan daging dari tiga mayat yang berbeda.
Aksinya sulung dari lima bersaudara itu akhirnya terbongkar. Dia divonis hukuman penjara setelah terbukti bersalah dalam kasus pencurian mayat.
Kini, pria berusia 46 tahun itu telah menjadi 'manusia baru' yang siap mengarungi kehidupan baru. Sejak keluar dari penjara pada 2006 silam, Sumanto tinggal di Panti Rehabilitasi Mental An-Nur, Bungkanel, Purbalingga, Jawa Tengah.
Sumanto sebenarnya sangat ingin pulang ke kampung halamannya, namun ia selalu ditolak warga di sana.
© Sumanto (Foto: planet.merdeka.com)
Selama tinggal di panti, Sumanto memperlihatkan perubahan sikap yang cukup drastis. Ia makin dekat dengan Sang Pencipta dan menjalani berbagai pekerjaan. Hal itu diungkapkan pengurus panti rehabilitasi sekaligus orang yang merawat Sumanto, yakni Supono.
Menurut Supono, Sumanto mampu membaca Alquran. Bahkan pada beberapa kesempatan, Sumanto juga mengumandangkan azan. Yang lebih mengejutkan, Sumanto sempat mendapat kepercayaan mengisi ceramah saat diundang ke sebuah pengajian.
Tapi ada satu momen yang membuat Supono geleng-geleng kepala. Sumanto pernah diberi tugas untuk mengurusi burung-burung kicau miliknya.
Ia berharap Sumanto akan memiliki keterampilan merawat burung dan hal itu bisa berguna di kehidupannya kelak.
Namun, bukannya merawat burung milik Supono, Sumanto malah bikin ulah.
© Sumanto (Foto: planet.merdeka.com)
Ia melepaskan burung-burung yang diketahui mempunyai harga cukup mahal. Ulah Sumanto bikin sang pengasuh tepuk jidat.
" Saya pasrahi untuk beri pakan burung, eh malah dilepas burungnya, haduh," kata Supono.
Namun Supono tak bisa memarahi Sumanto karena alasan bijak sekaligus konyol. Menurut Sumanto, ia melepaskan burung milik pengasuhnya itu karena merasa iba. Ia tidak tega jika burung-burung harus terpenjara dalam sangkar dan tidak bisa menghirup udara bebas.
Mendengar alasan Sumanto, perasaan Supono pun campur aduk. Ia dongkol sekaligus terharu. Supono akhirnya memaklumi perbuatan Sumanto.
Menurutnya, nasib Sumanto tak berbeda dari burung-burung di sangkar. Ia tak bisa ke mana-mana, terpenjara karena ulah di masa lalunya.
(Sumber: planet.merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya