Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hj Siti Rujiah Selaku Ketua Dekranasda Kota Tarakan Di Fimela Magnificent 11
Nggak ada yang menampik jika pandemi Covid-19 berdampak pada semua sektor. Bukan hanya sektor kesehatan, tetapi perekonomian juga sempat mengalami dampak adanya pandemi ini. Setahun berlangsung, masyarakat pun mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru. Bisnis yang tadinya sempat di ambang kebangkrutan, kini perlahan bangkit.
Meski begitu, nggak semua sektor industri bisa bangkit secara mandiri akibat pandemi ini. Industri kecil macam UMKM tentu masih perlu uluran tangan, agar bisa bangkit hingga kembali memberikan sumbangsih bagi perekonomian nasional.
Demi membantu UMKM ini kembali berjaya, Pemerintah Kota Tarakan pun nggak tinggal diam. Berkolaborasi dengan Fimela dan Danjyo Hyoji, Pemerintah Kota Tarakan bersama-sama membawa semangat untuk bangkit di tengah pandemi, sekaligus mematahkan anggapan jika pandemi bukanlah sudut mati lewat sebuah acara menarik. Seperti apa?

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Tarakan, Fimela dan Danjyo Hiyoji ini hadir dalam kolaborasi spesial Fimela Magnificent 11. Lewat acara ini, Fimela yang diwakili oleh Amelia Ayu Kinanti selaku Editor in Chief dalam sambutannya, ingin membagikan hal baik di tengah situasi buruk akibat pandemi, dengan membantu UMKM untuk bangkit. Termasuk salah satunya adalah UMKM yang berada di Kota Tarakan.
Hal ini pun diungkapkan langsung oleh Ketua Dekranasda Kota Tarakan, Hj Siti Rujiah Khairul. “ Pada kesempatan ini tim Dekranasda Kota Tarakan pada kesempatan ini bekerja sama dengan Fimela.com menggelar acara Fimela Magnificent 11 Pemerintah Kota Tarakan dalam rangka menuju ulang tahun Fimela, dan juga untuk memperkenalkan serta memasarkan produk UMKM Kota Tarakan, dalam hal ini batik Tarakan ke tingkat nasional, bahkan ke tingkat dunia,” ungkapnya.

Lebih lanjut Siti Rujiah berharap jika acara Fimela Magnificent 11 bisa menjadi wadah untuk memasarkan produknya, sekaligus mendorong para pelaku UMKM di Kota Tarakan agar lebih mengeksplorasi sumber daya lokal yang ada. Dengan begitu, bisa meningkatkan hasil produksi yang berkualitas dan bernilai jual.
Selain UMKM Mandiri Serba Usaha 5 Permata dan Mersia yang fokus pada kerajinan tenun, Fimela Magnificent 11 juga memasarkan produk unggulan UMKM lainnya, seperti Julak Batik dan Batik Pakis Asia yang menghasilkan produk batik tulis, Kubedistik yang fokus pada batik tulis warna alam, Almaq Boneka Rajut khas Tarakan. Kemudian, ada olahan ikan-ikan tipis dari UMKM Al-Izza; ikan kering tipis dari UMKM Juwataku; hingga UMKM Xie-Xie Craft yang fokus pada produk sepatu rajut.

Menariknya dalam acara Fimela Magnificent 11, juga ada runway spesial persembahan Fimela x Danjyo Hiyoji menggunakan produk tenun UMKM Kota Tarakan. Seperti diketahui, Danjyo Hiyoji adalah brand lokal dengan sense internasional.
Nggak heran jika brand yang digawangi Dana Maulana dan Liza Mashita ini begitu hits di kalangan para fashionista, karena desain pakaiannya yang wearable lantaran bisa digunakan untuk acara kasual maupun formal. Apalagi brand fashion yang berdiri sejak 2001 ini juga dikenal memiliki koleksi inovatif. Di Fimela Magnificent 11, Danjyo Hiyoji pun mengenalkan kolesi istimewanya menggunakan produk tenun karya UMKM Kota Tarakan.

Bukan saja menyuguhkan peragaan busana yang terinspirasi kain lokal karya Danjyo Hiyoji, di acara Fimela Magnificent 11 yang dilangsungkan secara virtual pada 5 Juni 2021 juga diadakan talkshow inspiratif bersama para pelaku UMKM Kota Tarakan. Di sesi ini, mereka berbagi inspirasi, termasuk jatuh bangun dalam merintis usaha, hingga akhirnya sukses mengenalkan dan memasarkan produk UMKM lokal berkualitas, seperti beragam tenun.
Penasaran bagaimana keseruan Fimela Magnificent 11 ini lebih lanjut? Saksikan langsung selengkapnya di Vidio.com dengan klik di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya