7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Buka Puasa. (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Puasa Rajab merupakan amalan yang sunah dikerjakan pada saat memasuki bulan ketujuh dalam kalender hijriah ini. Rajab adalah satu dari empat bulan mulia yang dipenuhi keberkahan di dalamnya.
BACA JUGA : Doa Niat Puasa Rajab Arab Beserta Artinya
Setiap memasuki bulan Rajab, umat Islam seolah diingatkan akan datangnya bulan mulia yang paling dinantikan, Ramadhan. Banyak muslim dan muslimah kembali mengingat utang puasa yang belum dibayar menjelang masuknya Ramadhan.
Selain berpuasa, setiap Muslim berkesempatan untuk memperbanyak amalan sunnah seperti puasa, dzikir, sholawat dan doa. Puasa sunah di Bulan Rajab temasuk ibadah yang sangat dianjurkan. Pasalnya berpuasa tak hanya bernilai pahal, tetapi juga bagus untuk kesehatan.
Hal yang penting diketahui dalam hal puasa Rajab adalah doa buka puasa beserta niatnya. Berikut Dream rangkum dari berbagai sumber tentang macam-macam doa buka puasa Rajab yang perlu dipahami.
Puasa Rajab ialah puasa sunah yang dilaksanakan pada bulan Rajab. Banyak pahala yang didapatkan jika mengerjakan puasa yang satu ini.
Melansir dari laman NU Online, seorang Muslim yang mengerjakan puasa Rajab satu hari saja akan mendapat pahal setara puasa 30 hari. Seperti yang tertuang dalam Kitab Miftah al-Ghaib berikut ini:
مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ أَشْهُرِ اللّٰهِ الْحُرُمِ كَانَ لَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ ثَلَاثُونَ يَوْمًا
Artinya:
“ Barangsiapa yang berpuasa 1 hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari.”
Puasa Rajab bisa dikerjakan pada hari-hari yang utama, yaitu Hari Senin, Kamis, Jumat, dan Ayyamul Bidh (13, 14, 15 Hijriyah).
Sebelum melaksanakannya, terdapat syarat yang harus ada yaitu niat puasa. Niat puasa sunnah Rajab bisa dilakukan pada malam ataupun siang hari selama belum mengonsumsi apapun.
Ketentuannya sama dengan puasa sunah lainnya, yakni menahan makan dan minum serta hal-hal yang membatalkannya mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari.
Berikut bacaan niat puasa rajab pada malam hari yang perlu diketahui:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma ghadin ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:
“ Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT.”
Berikut bacaan niat puasa rajab pada siang hari yang perlu diketahui:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:
“ Aku berniat puasa sunah Rajab hari ini karena Allah SWT.”
Bacaan doa buka puasa Rajab sebenarnya juga sama dengan doa buka puasa lainnya, baik sunnah maupun wajib. Doa buka puasa dibaca dengan tujuan mengucapkan syukur atas puasa yang telah dilalui hari itu.
Doa buka puasa ini sangat umum dibaca, yaitu doa yang diajarkan oleh Rasulullah melalui Sahabat Mu'adz bin Zuhrah yang diriwayatkan Imam Abu Daud:
كَانَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ : اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Artinya:
“ Rasulullah ketika Berbuka, beliau berdoa: ‘Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka.” (HR. Abu Daud)
Sementara itu, ada pula doa buka puasa versi lain yaitu doa Rasulullah SAW dari Abdullah bin Umar yang diriwayatkan Imam Abu Daud berikut ini:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Artinya:
“ Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah.” (HR. Abu Daud)
Menurut Syekh Ibnu Utsaimin, seorang ulama Saudi Arabia, kedua doa buka puasa di atas boleh digabung dan dilafalkan bersama.
Menurut Sulaiman Bujairimi dalam Hasyiyatul Bujairimi, berikut bacaan doa buka puasa versi lengkapnya:
Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika wa ‘alaika tawakkaltu. Dzahabaz zhama’u, wabtallatil ‘uruqu, wa tsabatal ajru, insya Allah. Ya wasi‘al fadhli, ighfir li. Alhamdulillahil ladzi hadani fa shumtu, wa razaqani fa afthartu.
Artinya:
" Tuhanku, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Sebab dan kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah. Dan insya Allah pahala sudah tetap. Wahai Zat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya."
Demikian itulah macam-macam doa buka puasa beserta niat puasa Rajab yang perlu dipahami. Semoga bermanfaat!
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?