Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Islam Di Denmark (onislam.net)
Dream - Mahasiswa Muslim sebuah sekolah kuliner di Denmark dipaksa memakan daging babi dan minum anggur. Akibatnya, pengadilan menjatuhkan sanksi kepada pihak pengelola sekolah tersebut dengan membayar denda sebesar 40.000 Krone Denmark, setara Rp79,2 juta.
Insiden ini bermula ketika mahasiswa umur 24 tahun ini mendapat tugas menyiapkan makanan berbahan daging babi dan anggur. Tugas itu merupakan bagian dari mata kuliah di Sekolah Kuliner Holstebro.
Ketika memasak, mahasiswa keturunan Lybia ini diwajibkan untuk mencicipi makanan yang telah dimasaknya. Dikatakan, hal itu sebagai syarat yang harus dijalani selama pendidikan, padahal syarat itu baru saja diberlakukan.
Atas insiden itu, mahasiswa yang bersangkutan mengajukan keluhan kepada Dewan Kesehatan setempat. Dia mengadu, telah mendapat perlakuan diskriminatif atas dasar agama. Keluhan tersebut dilanjutkan oleh dewan ke pengadilan. Usai insiden itu, si mahasiswa berhenti kuliah.
Dewan pengelola kemudian sepakat untuk memerintahkan sekolah untuk memberikan dana kompensasi sebesar 6.005 dolar Amerika, setara Rp79,1 juta. Jumlah itu jauh lebih kecil dibandingkan tuntutan yang dilayangkan sebesar 70.000 dolar Amerika, setara Rp922,3 juta.
Islam merupakan agama terbesar kedua di Denmark setelah Kristen Protestan. Jumlah pemeluk Islam di Denmark mencapai seperlima dari total populasi penduduk sebanyak 5,4 juta jiwa.
(Ism, Sumber: onislam.net)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya