Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Leonie Müller (Sumber: English.alarabiya.net)
Dream - Seorang mahasiswi Jerman memilih meninggalkan apartemennya dan pindah ke kereta api, Washington Post melaporkan.
Leonie Muller membeli tiket kereta api jarak jauh dan tinggal di dalamnya untuk menyelesaikan skripsinya. Dia melakukan semua kegiatan sehari-hari, seperti mandi, di kamar mandi kereta. Dia sering bepergian larut malam.
" Semuanya dimulai ketika aku bertengkar dengan pemilik apartemen," katanya kepada Washington Post dalam sebuah wawancara pekan ini melalui email. " Aku langsung memutuskan tidak tinggal di sana lagi - dan kemudian menyadari: Sebenarnya, aku tidak ingin hidup di mana saja ."
Mahasiswi 23 tahun ini selalu membawa tas ransel yang berisi 'pakaian, laptop, buku dan tas sampah'.
Dia benar-benar menikmati 'kebebasan' yang didapatnya. Itu adalah pengalaman yang telah memberinya peluang untuk mengenal orang-orang baru.
" Aku benar-benar merasa seperti di rumah saat di kereta api, dan dapat mengunjungi lebih banyak teman dan kota. Ini seperti sedang berlibur sepanjang waktu," tambahnya.
Menurunkan biaya hidup bukan satu-satunya alasan di balik pilihan perumahan yang tidak biasa itu.
" Aku ingin menginspirasi orang untuk mempertanyakan kebiasaan mereka dan hal-hal yang mereka anggap sebagai normal," kata Muller
Sesekali Muller menginap di rumah teman, ibu atau neneknya. Dia juga mendokumentasikan pengalaman yang tidak biasa itu di blog pribadinya. Bahkan Muller berencana menjadikan pengalamannya sebagai 'suku nomaden modern yang menggunakan kereta api' sebagai bahan skripsinya.
Masalah utama yang sering ditemuinya adalah 'memiliki headset yang bisa mematikan suara bising di sekitarnya'.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya