Majelis Taklim Se-Jakarta Sambut Kedatangan Anies Baswedan

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 29 Januari 2017 13:21
Majelis Taklim Se-Jakarta Sambut Kedatangan Anies Baswedan
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh ribuan ustazah dan pimpinan Majelis Taklim se-Jakarta tersebut, Anies didampingi oleh istrinya Fery Farhati yang kompak mengenakan baju putih.

Dream - Cagub Anies Baswedan menghadiri kegiatan Tabligh Akbar yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Pinang Ranti, Makassar, Jakarta Timur, pada Minggu, 29 Januari 2017. Dalam kegiatan yang dihadiri oleh ribuan ustazah dan pimpinan Majelis Taklim se-Jakarta tersebut, Anies didampingi oleh istrinya Fery Farhati yang kompak mengenakan baju putih.

Kedatangan Anies kemudian disambut meriah dengan shalawat diiringi musik hadrah. Ustazah Atifah Hasan sebagai koordinator ustazah se-DKI menyatakan ucapan terima kasih atas ribuan peserta yang hadir dan berkumpul sejak pagi di forum tersebut.

" Kita berbaris rapi, bershaf-shaf. Kita berbaris rata berpegang tangan satu sama lain, untuk kemenangan Jakarta," tegas Ustazah Atifah.

Atifah mengamini visi Anies bahwa membangun DKI bukan hanya membangun infrastrukturnya, tapi membangun warganya. " Pak Anies, saya berharap membangun jamaahnya ini," ujar Atifah.

Dalam rangka menguatkan barisan dan pilihan, Atifah menegaskan bahwa pengorbanan kehadiran yang dilakukan tidak akan sia-sia. " Kita menyatukan hati kita. 5 tahun hati kita galau. Hari ini kita bertekad ke depan kita harus memiliki pemimpin yang beriman, bertaqwa dan berakhlaqul-karimah," papar Atifah.

Dia menyatakan kegiatan ini sekaligus pernyataan dukungan dan tekad untuk memenangkan pasangan Anies-Sandi. " Ibarat mangga, Anies Sandi ini matang dan manis. Enak dimakan. Bukan mangga muda atau mangga yang sudah terlalu lama," ujar Atifah.

Atifah melanjutkan keinginan Majelis Taklim se-Jakarta agar Jakarta menjadi kota pendidikan. " Kita miris terhadap generasi penerus. Jangankan yang sekolah, yang tidak sekolah saja suka nongkrong di mall, di billiard," terang Atifah.

Atifah menyampaikan bahwa anak-anak di Jakarta diharapkan mendapatkan pendidikan agama yang baik dalam kepemimpinan Anies.

" Tolong canangkan kalau jadi gubernur, anak-anak di jalanan itu kalau magrib duduk bersujud ke masjid bukannya joget. Ingat, mengajari anak itu gampang tapi mendidik anak itu susah," tandasnya yang diamini hadirin.

1 dari 2 halaman

Anies Baswedan: Kami Bukan Menantang, Tapi Gantikan Petahana

Dream - Calon Gubernur DKI Jakarta menjawab pertanyaan salah satu media bahwa dia dinilai selalu menyerang kepemimpinan calon petahana. Muncul pertanyaan apakah Anies Sandi akan menjadi penantang bagi petahana?

" Kami bukan menantang, tetapi kami menggantikan petahana," tegas Anies menjawab pertanyaan wartawan ketika blusukan di daerah Kapuk, Cengkareng, Jakbar, Sabtu, 28 Januari 2017.

Mantan Mendikbud itu melanjutkan pernyataannya untuk menggantikan petahana pada acara deklarasi dukungan alumni UI di hotel Sofyan Inn, Tebet pada hari yang sama. Dia memberikan alasan bahwa petahana sudah tak layak dipertahankan.

" Kita sudah paparkan raport kerja birokrasi Jakarta di saat kepemimpinan petahana yang nilainya merah semua," paparnya.

Maka dari itu Jakarta perlu diperbaiki, dengan program yang dapat membawa perubahan besar untuk memperbaikinya. Dan pasangan Anies Sandi adalah sosok paling tepat untuk mengemban tugas itu, katanya.

" Jakarta harus dibebaskan dari kotak-kotak, dan petahana kita cukupkan tugasnya sampai di sini," tandas Anies.

 

2 dari 2 halaman

Debat Pilkada DKI, Anies: Respons Netizen Positif

Dream - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan apabila debat masih menjadi acuan para pemilih untuk menentukan pilihannya. Termasuk juga debat Cagub Cawagub DKI Jakarta yang putaran keduanya diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jumat lalu, 27 Januari 2017.

" Kita yakin warga jakarta peduli terhadap debat, mereka mau mendengarkan visi misi dan program kerja yang dibawa calon gubernurnya," ujar Anies saat berkampanye di daerah Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu, 28 Januari 2017.

Kepedulian itu diwujudkan dari respon setelah debat. Anies sendiri mengaku senang bahwa penampilannya pada debat putaran kedua mendapat sambutan positif dari warga, salah satunya dari pengguna media sosial.

" Respons di sosial media sangat positif sekali, kita lihat netizen merespon debat dari paslon nomor urut 3 dengan tone yang positif," terang mantan rektor Universitas Paramadina itu.

Ke depan Anies Sandi akan tetap berkomitmen mendatangi debat siapapun yang mengadakan. Sebab, Anies menilai debat bukanlah sebuah kewajiban yang harus didatangi dengan penuh beban.

" Kami tidak melihat debat sebagai kewajiban. Kami melihat debat sebagai hak warga Jakarta yang harus kami penuhi karena warga Jakarta berhak tahu pemimpinnya, rencananya, track record-nya," papar Anies.

Beri Komentar
Potret Aktifitas Prisia Nasution Saat Jelajahi Alam