Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Manfaat Bersifat Husnuzon Kepada Allah SWT (Foto Ilustrasi: Shutterstock.com)
Dream – Islam mengajarkan setiap umatnya agar selalu memiliki sifat prasangka baik. Tidak hanya kepada sesama manusia, berprasangka baik atau husnuzon juga harus selalu dijalankan kepada Allah SWT. Karena sesunggungnya prasangka buruk atau su’uzon adalah bentuk dari penyakit hati yang bisa mendatangkan dosa dan menjauhkan dari keimanan.
Bahkan perintah untuk menjauhi prasangka buruk telah dijelaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari berikut ini:
اِيّاكُموالظنَّفاِنالظنَّاَكْذَبُالحَدِيث
Artinya: “ Jauhilah prasangka buruk, karena prasangka buruk adalah ucapan yang paling dusta.” (HR. Bukhari).
Dikutip dari islam.nu.or.id, hadis tersebut menjelaskan bahwa prasangka buruk adalah bentuk maksiat yang samar dan terkadang diremehkan oleh manusia. Rasulullah saw sampai menyamakan prasangka buruk yang hanya berupa pikiran dan belum sampai diucapkan, sebagai perkataan yang paling dusta.
Di sisi lain prasangka baik atau husnuzon bisa mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi orang tersebut. Terutama jika berhusnuzon kepada Allah SWT. Karena ada banyak sekali manfaat bersifat husnuzon kepada Allah SWT yang bisa sahabat Dream rasakan.
Nah, berikut adalah penjelasan tentang sifat husnuzon kepada Allah SWT dan beberapa manfaat bersifat husnuzon kepada Allah SWT yang dirangkum oleh Dream melalui berbagai sumber.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang manfaat bersifat husnuzon kepada Allah SWT, sahabat Dream juga perlu mengetahui kenapa Islam memerintahkan untuk bersikap husnuzon. Tidak hanya berhusnuzon kepada sesama manusia saja, tetapi juga kepada Allah SWT.
Seperti dikutip dari islam.nu.or.id, umat Islam diperintahkan untuk memiliki prasangka baik bahwa Allah SWT akan memperlakukan umat-Nya secara baik, memberikan kebahagiaan, dan menyelamatkan di akhirat kelak. Selain itu, jika sahabat Dream berprasangkan baik kepada Allah SWT, maka Allah SWT juga akan memperlakukan sebagaimana prasangka baik yang kamu lakukan.
Hal tersebut pun dijelaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad berikut ini:
انَاعِنْدَظَنِّعَبْدِيبِيفَلْيَظُنَّبِيمَاشَاء
“ Aku ‘mengikuti’ prasangka hamba-Ku kepada-Ku, maka silakan berprasangka apa saja terhadap-Ku.” (HR. Ahmad).
Jika Allah SWT memperlakukan manusia yang sesuai dengan prasangka hamba-Nya, maka dari itu sebaiknya sahabat Dream selalu berprasangka yang baik-baik saja kepada Allah SWT. Tentunya untuk memiliki prasangka yang baik bergantung pada akal serta jiwa kita yang dalam kondisi sehat.

Setelah mengetahui kenapa kita harus berhusnuzon kepada Allah SWT, selanjutnya sahabat Dream akan mengetahui apa saja manfaat bersifat husnuzon kepada Allah SWT. Karena dengan berhusnuzon kepada Allah SWT, hal ini bisa mendatangkan kebaikan-kebaikan di dunia dan akhirat. Berikut adalah beberapa manfaat bersifat husnuzon kepada Allah SWT seperti dikutip dari backsekolah.com:
Dihindarkan dari Murka Allah SWT
Manfaat bersifat husnuzon kepada Allah SWT yang pertama adalah dihindarkan dari murka Allah SWT. Karena jika su’uzon kepada Allah SWT, maka kita sudah menempatkan diri di tengah golongan orang yang tidak bersyukur.
Apalagi selama ini Allah SWT sudah memberikan banyak sekali kenikmatan kepada kita dan sampai kapan pun kita tidak akan pernah bisa membalasnya. Orang yang tidak bersyukur ini diancam Allah SWT dengan azab yang disebutkan dalam surat Ibrahim ayat 7 berikut ini:
وَاِذْتَاَذَّنَرَبُّكُمْلَىِٕنْشَكَرْتُمْلَاَزِيْدَنَّكُمْوَلَىِٕنْكَفَرْتُمْاِنَّعَذَابِيْلَشَدِيْدٌ
Artinya: “ Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “ Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim: 7).
Mendapat Ketenangan Hidup
Ketika kita memiliki sifat husnuzon kepada Allah SWT, maka ketika mengusahakan suatu hal, maka akan menyerahkan kepada Allah SWT bagaimanapun hasilnya. Yang terpenting kita sudah berusaha sebisa mungkin dan ketika usaha itu gagal, maka tidaklah menimbulkan kekecewaan. Karena kita sudah percaya sepenuhnya kepada Allah SWT dan akan diganti kelak dengan yang lebih baik lagi.
Selalu Bersyukur
Manfaat bersifat husnuszon kepada Allah SWT akan membuat diri kita selalu bersyukur. Bahkan ketika ada musibah yang datang pun, kita akan tetap bersyukur. Karena yang dipikirkan adalah segala sesuatu yang kita nilai baik, belum tentu di mata Allah SWT juga akan dinilai baik.
Meningkatkan Keimanan kepada Allah SWT
Dengan memiliki sifat husnuzon, maka hal ini bisa meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Karena kita sudah secara penuh percaya kepada Allah SWT tanpa ada keraguan sedikit pun. Jika kita percaya pada Allah SWT, maka kita tidak akan pernah lelah untuk beribadah dan melakukan segala amalan yang diperintah oleh Allah SWT. Sehingga hal inilah yang kemudian bisa membuat keimanan kita semakin meningkat.
Sabar dalam Menghadapi Segala Ujian
Manfaat bersifat husnuzon kepada Allah SWT bisa membuat kita semakin sabar dalam menghadapi segala ujian. Ketika ujian itu datang, maka kita tidak akan berpikiran bahwa itu adalah kesalahan Allah SWT dan kerana Allah SWT lah yang membuat kita menderita.
Tetapi kita akan menerimanya dengan lapang dada dan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena ujian itu datang dari Allah SWT dan akan hilang juga karena Allah SWT.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya