Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
AP Pelaku Aksi Pedofilia (Foto: Pojoksatu)
Dream - Mantan anggota TNI berinisial AP terlibat kasus penculikan dan pencabulan terhadap 6 anak di bawah umur di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Sempat melarikan diri, AP ditangkap di TNI dan Polisi.
AP dikejar sejak akhir pekan lalu dan ditangkap pada Rabu 1 Mei 2019. AP ditangkap di salah satu rumah warga di Jalan Jati Raya, dekat Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari.
" Dia sempat bersembunyi di kolong cucian rumah warga," kata Dandim 1417 Kendari, Letkol Fajar Lutfi Haris Wijaya, dikutip dari Pojoksatu, Kamis 2 Mei 2019.
AP berasal dari Romean, Maluku. Dia tercatat sebagai anggota TNI aktif di kesatuan Yonif 725 Woroagi. Dia dipecat dari tentara mengenai kasus perempuan. Terakhir, dia berpangkat Prada.
AP melancarkan aksi pedofilia sejak akhir April 2019.
Salah satu korban, R, 9 tahun, murid kelas tiga SD. AP mengaku sebagai teman bapak R.
Tetapi, setelah terbujuk, R dibawa pergi. Dibonceng menggunakan motor ke hutan Nangananga. Di sanalah AP mengoyak masa depan R.
Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaedi, mengatakan sempat menyelamatkan R. Proses penyelamatan dilakukan karena laporan warga yang kehilangan anak.
Setelah berpatroli, polisi menemukan AP yang membawa R.
" Kami melaksanakan kegiatan patroli, tidak sengaja bertemu dengan pelaku, sehingga pada saat itu kami melakukan pengejaran," ucap Jemi.
Sumber: Pojoksatu.id
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya