Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Kakek Penjual Bubur Kacang (Foto: TikTok @hoamz_z)
Dream - Usia 60 atau 70 tahun ke atas merupakan waktunya untuk menikmati masa pensiun dengan menghabiskan waktu bersama keluarga atau cucu di rumah. Namun perjalanan hidup seseorang tak selamanya seperti impian tersebut.
Masih banyak para Lansia yang masih harus memikul beban hidup dengan tetap bekerja di masa pensiun tersebut. Inilah yang ditemukan seorang wanita yang bertemu dengan kakek berusia 83 tahun.
Di usia sepuh itu, si kakek masih harus berjualan bubur kacang ini demi menyambung hidup.
Pemilik postingan menceritakan bahwa ia sudah beberapa kali bertemu dengan kakek penjual bubur di tepi jalan. Dengan usianya yang sangat tua, rupanya kakek tersebut masih berjuang mencari rezeki.
" Salut sama beliau. Di usia 83 tahun masih berjuang mandiri mencari rezeki," tulis pengguna TikTok dengan akun bernama @nickmonicka_
Tak hanya itu, dalam unggahan TikTok-nya, akun tersebut juga telah beberapa kali membeli bubur kacang milik sang kakek. Pemilik akun juga mengaku, bubur kacang buatan kakek itu cukup murah dan enak.
Meski tubuhnya tak setegap dulu, terlihat secara perlahan kakek ini menuangkan bubur yang dipesan pelanggannya.
" Tiap gowes pasti berhenti dulu buat ngemil bubur kacang. Bubur kacangnya enak terus murah lagi, satu mangkok penuh Rp 3 ribu. Membeli dagangannya berarti kita membantu mereka untuk menyambung hidup, jangan hanya jajan di mall, semoga sehat selalu ya bah," tulis @hoamz_z pada deskripsi videonya.

Unggahan video yang dibagikan menjadi viral dan mendapat lebih dari 1,2 juta view serta 160 ribu like.
Pemilik postingan menceritakan bahwa lokasi berjualan sang kakek berada di sekitar Desa Karangpawitan, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat.
Didesak oleh netizen, akhirnya wanita pengunggah postingan ini melakukan open donasi. Berkat bantuan netizen, uang yang terkumpul mencapai belasan juta rupiah.

Dana tersebut dibelikan berbagai keperluan sembako, alat ibadah, emas, TV, dan diberikan juga dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 6,4 juta.
@hoamz_z Balas @tauapapgntau donasi an siapa biar saya akadkan khusus sama abah ##BaikUntukHarimu ##fyp ##1212ShopeeHaul
? original sound - manzoor ahmed jamot
Video mengharukan tersebut langsung mendapat sorotan dari netizen.
Kakek semoga selalu dilancarkan rezekinya (emoticon sedih)," komentar @NathaliaNabella.
" Nangis lihat yang kayak gini. Di saat mereka seharusnya menikmati masa senjanya, tetapi seperti tidak ada pilhan mereka harus tetap bekerja (emoticon menangis)," kata @wiwinmaryanti.
" Belilah dagangan orang kecil, karena berjualan bukan untuk kaya, tetapi untuk kebutuhan sehari-hari," pendapat @MorningSun.
" Aku yang dari kecil jarang ketemu ayah dan sekarang ayah udah nggak ada berasa sakit banget lihat ini (emoticon menangis). Semoga kakek sehat terus," tulis @dwi_indrii.
" Kadang ada anak yang bilang: 'diam saja di rumah biar aku yang cari uang', tapi orangtua tetap pengen jualan, bukan cari nafkah tapi emang seneng beraktivitas," pendapat @yanty_sintya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan