Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Masjid Kebon Jeruk (Foto: Ilman Nafi'an/Dream.co.id)
Dream - Di pusat keramaian Jakarta Barat berdiri sebuah masjid yang cukup menarik perhatian. Adalah Masjid Kebon Jeruk yang terletak di Jalan Hayam Wuruk No. 85, Kelurahan Maphar, Kecamatan Taman Sari.
Pengurus Masjid Kebon Jeruk, KH Cecep Firdaus mengatakan, masjid ini dibangun sekitar tahun 1817 oleh seorang muslim asal China bernama Chan Tsien Hwu dan istrinya Fathima Hwu.

" Desain arsitektur dari masjid ini berciri khas Tionghoa, Belanda dan Jawa. Ya karena yang mendirikan masjid ini berasal dari China, ya yang dominannya China," kata KH Cecep Firdaus di Jakarta, Selasa, 21 Juni 2016.
Dari dalam bangunan dapat terlihat atap masjid yang berbentuk limas segi empat dengan ukiran dedaunan di puncaknya.

Tak cuma arsitekturnya yang menarik perhatian. Ketika berada di masjid ini, hal unik terlihat dari para jemaah yang hadir. Hampir semua jemaah yang ada menggunakan pakaian khas Timur Tengah. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada juga yang dari luar negeri.
" Kegiatan di masjid ini memang setiap harinya ada majelis taklim. Kita mengadakan sunnah Rasul dengan mengadakan dakwah dari sendiri dan dari biaya sendiri," ucap dia.

Kegiatan berdakwah yang dilakukan di masjid ini dilakukan sesuai kemampuan fisik dan finansial masing-masing individu. Ada yang hanya tiga hari dan berada di Jakarta. Namun ada pula jemaah yang berdakwah ke luar negeri hingga berbulan-bulan.

" Setiap hari Jumat itu kita kumpul, ramai sekali. Nah pada saat itu kita berangkatkan mereka untuk berdakwah," ujar Cecep yang sudah menjadi pengurus masjid sejak tahun 1960.
Tak jauh dari bangunan utama masjid ini juga terdapat makam istri sang pendiri.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya