Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (dailyvisit.net)
Dream - Saat melihat keyboard, beberapa di antara kita pasti bertanya-tanya, mengapa susunan huruf tidak berurutan. A hingga Z. Mengapa harus disusun " berserakan" alias QWERTY.
Oleh karena itu, ada baiknya kita membuka kembali catatan tentang sejarah pembuatan keyboard. Pertama kali, keyboard dibuat oleh Christopher Latham Sholes. Kala tarikh 1868 itu keyboard masih terpasang pada mesin ketik sederhana saja.
Saat itu, Sholes membuat huruf-huruf pada keyboard secara berurutan, mulai A hingga Z. Dengan susunan itu, proses pengetikan memang bisa lebih cepat. Namun Sholes justru melihat sejumlah kekurangan. Kecepatan mengetik itu justru membuat keyboard yang dibuat kala itu cepat rusak.
Oleh karena itu, Sholes berharap untuk mendapatkan perhatian akan kelemahan keyboard dari yang ia temukan, supaya ada perbaikan atau perbaruan kedepannya.
Bagaimana susunan huruf itu diubah? Siapa pula yang mengubah susunan itu? Baca selengkapnya di tautan berikut ini.
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Baca Juga: Kedudukan Wanita dalam Islam Mengapa Terasa Lapar Saat Puasa? 'Fadhilah' di Malam Bulan Penuh Berkah Kebiasaan Sepele yang Malah Merusak Otak Minta Maaf Jelang Ramadan, Wajibkah? Pesan Rasulullah Saat Bulan Ramadan Ini Peristiwa-peristiwa Bersejarah di Bulan Ramadan
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya