Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Ternyata, ada orang-orang yang diberi 'bonus' pahala syahid oleh Allah SWT, meskipun mereka tidak pernah terlibat di medan perang. Para ulama menyebutnya 'syahid akhirat'.
Nabi Muhammad SAW menyebutkan daftar mereka, seperti dalam hadis dari Jabir bin Atik, bahwa Nabi SAW bertanya kepada para sahabatnya,
" Siapa orang yang kalian sanggap mati syahid?"
" Mereka yang terbunuh di jalan Allah," jawab para sahabat.
Selanjutnya Nabi SAW menyebutkan,
" Orang yang mati syahid – selain yang terbunuh di jalan Allah – ada tujuh, mati karena penyakit Tha’un, syahid, mati karena tenggelam, syahid, mati karena sakit tulang rusuk, syahid, mati karena sakit di dalam perut, syahid, mati karena terbakar, syahid, mati karena tertimpa bangunan (benturan keras), syahid, dan wanita yang mati karena mengandung (atau melahirkan), syahid." (HR. Abu Dawud 3111, dishahihkan al-Albani).
Mengapa mereka mendapat pahala syahid?
Meskipun mereka tidak mati di medan jihad, namun mereka mendapatkan pahala syahid karena mati dalam kondisi menanggung derita sakit. Al-Hafidz Ibnu Hajar mengutip keterangan Ibnu Tin,
" Ibnu Tin mengatakan, semua kejadian kematian di atas, deritanya sangat berat. Sehingga Allah memberikan keistimewaan bagi umat Muhammad SAW, dengan menjadikan semua penderitaan itu sebagai penghapus dosanya, dan tambahan pahala untuknya, yang mengantarkan mereka sampai pada derajat orang yang mati syahid. (Fathul Bari, 6/44)
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya