Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri ATR Hadi Tjahjanto (Foto: YouTube Sekretariat Kabinet RI)
Dream - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Hadi Tjahjanto, ternyata punya julukan di saat masih duduk di bangku SMA. Dia disebut sebagai ‘Si Otak Setan’.
Pencetus julukannya adalah teman-temannya di jurusan IPA. Julukan itu disematkan karena mantan Panglima TNI tersebut otaknya encer meskipun berasal dari keluarga sederhana.
Dalam video podcast YouTube Sekretariat Kabinet RI, Hadi menceritakan taktik cerdiknya ketika tak bisa membeli buku literatur tapi tetap bisa mendapat nilai tinggi.
Dalam podcast itu Hadi mengaku berasal dari keluarga dengan ekonomi yang kurang namun bersekolah di jurusan IPA yang harus membeli buku-buku literatur.
Pria kelahiran 1963 itu memutar otak agar tetap bisa belajar walaupun tak harus membeli buku literatur.

" Teman saya kalau belajar, dia memiliki literatur yang banyak. Karena apa? Karena dia beli, punya duit. Nah saya bagaimana caranya juga bisa mengetahui literatur-literatur itu tanpa saya memiliki buku," ungkap Hadi.
Hadi punya cara lain. Dia bermain ke rumah teman untuk belajar bersama. Cara cerdiknya, ketika temannya membaca literatur, Hadi juga ikut mendengarkan dengan seksama dan merekam dalam memorinya.

Suatu ketika dia diharuskan membeli buku Tabel Periodik untuk belajar mata pelajaran Kimia. Namun ia hanya mencatatnya tanpa membelinya.
" Nah di sekolah, saya nilainya paling bagus sedangkan yang punya buku itu nilainya selalu di bawah saya," tutur Hadi.
Hadi mengaku, sejak kecil memang gemar mendengarkan. Dari situlah ia dapat menyerap segala ilmu.
Aksi cerdas Hadi membuat teman-temannya heran. Sosok mantan panglima TNI ini bisa mendapatkan nilai bagus tanpa sebuah buku.
" Teman-teman saya bilang 'wah dasar kamu otak setan' nah itu lah akhirnya terkenal otak setan. Padahal sebenarnya hanya ingin mendengarkan, belajar, jadi mereka menganggap kok bisa tanpa buku. Mereka itu tidak pernah tahu kalau saya itu memang suka mendengarkan," cerita Hadi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya