Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Pelafalan kalimat 'La ilaha illallah' dianjurkan untuk mereka yang segar bugar. Pelafalan ini sangat dianjurkan terlebih lagi untuk mereka yang sedang menghitung detik-detik terakhir kehidupannya di dunia.
Untuk mereka yang lemah seperti saat menghadapi sakaratul maut, orang lain bisa menuntunnya untuk pelafalan kalimat mulia ini. Praktik ini disebut talqin.
Talqin lazimnya dipraktikkan oleh kalangan pelaku tarekat. Tetapi praktik ini dilakukan umat Islam terhadap calon jenazah yang sedang sakratul maut dan jenazah yang baru saja dimakamkan.
Habib Abdullah bin Husein bin Thahir Ba‘alawi dalam kitab Is‘adur Rafiq wa Bughyatus Shadiq menyebutkan cara menalqin orang sakit yang tengah mengalami peralihan dari alam dunia ke alam barzakh.
Bila sudah datang tanda-tanda kematian, kita dianjurkan untuk membaringkan orang sakratul maut itu di atas sisi kanan tubuhnya dan menghadapkan wajahnya ke arah kiblat seperti posisi jenazah di kubur.
Sementara tengkuk belakang pada sisi kirinya. Wajah dan bagian tengah badannya dihadapkan ke arah kiblat.
Pada posisi itu kita dianjurkan untuk membimbingnya mengucap 'La ilaha illallah' tanpa mendesaknya (dengan perlahan). Kita (cukup diam) tidak perlu mengulangi 'La ilaha illallah' kalau ia sudah mengucapkannya. Lain soal kalau ia mengucapkan selain 'La ilaha illallah'.
Hal ini dimaksudkan agar 'La ilaha illallah' menjadi ucapan terakhir yang keluar dari bibirnya. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW; " Siapa saja yang ucapan terakhirnya ‘La ilaha illallah', masuk surga."
Maksudnya ia masuk surga bersama orang-orang yang beruntung di akhirat. Selengkapnya klik di sini.
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya