Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Meteor Yang Ditemukan Tahun 1911 Di Mesir.
Dream - Sementara wahana ruang angkasa Mars Curiosity milik NASA berjalan-jalan melalui permukaan kering Planet Merah untuk mencari bukti adanya kehidupan, para peneliti justru menemukan tanda-tanda tersebut di Bumi.
Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Astrobiology edisi 7 Agustus, dua peneliti melakukan penyelidikan lebih lanjut pada fitur yang tidak biasa. Benda yang mereka temukan tertanam jauh di dalam meteorit Mars.
Elias Chatzitheodoridis dari Sekolah Teknik Pertambangan dan Metalurgi di Universitas Teknik Nasional Athena, Yunani dan Ian Lyon dari Sekolah Ilmu Lingkungan dan Atmosfer Bumi di Universitas Manchester, Inggris.
Dikenal sebagai Nakhla, meteorit Mars itu jatuh di Mesir pada tahun 1911 dan diyakini berusia 1,3 miliar tahun. Nakhla juga merupakan meteorit pertama yang menunjukkan tanda-tanda adanya proses pembentukan air di Mars.
Untuk penelitian ini, mereka dibantu oleh Sarah Haigh dari School of Materials di Universitas Manchester, yang memindai meteorit menggunakan teknologi pencitraan canggih dan resolusi tinggi. Cara ini diyakini manjur untuk menyelidiki asal-usulnya.
Dari hasil scan itu terdapat struktur berbentuk telur. Dan menurut Lyon, struktur seperti tanah liat yang kaya zat besi itu berisi berbagai mineral menyerupai sel biologis fosil dari Bumi, namun ini benar-benar dari Mars. Para peneliti juga mengatakan, struktur sel seperti itu paling tidak pernah mengandung air namun menguap karena terpanaskan akibat dampak tumbukkan dengan asteroid.
" Struktur bulat telur yang diduga merupakan bukti kehidupan telah ditemukan di meteorit Mars, Nakhla. Struktur itu terbuat dari tanah liat yang kaya akan zat besi dan bahan tak berbentuk," tulis para peneliti. " Meskipun bukti kuat tentang asal benda biotik itu kurang, namun terbukti, di bawah permukaan Mars terdapat lingkungan di mana kehidupan bisa berkembang."
Temuan ini dianggap signifikan karena memberikan bukti bahwa di bawah permukaannya, Planet Merah memiliki semua kondisi yang dibutuhkan untuk kehidupan. Kehidupan yang bisa terbentuk dan berevolusi. Di samping itu, penelitian ini menunjukkan asteroid besar mungkin pernah menghantam Planet Mars dan menghasilkan bidang hidrotermal yang kemungkinan bisa mendukung kehidupan di Mars jika kehidupan memang pernah ada di sana.
" Kami telah mampu menunjukkan adanya lingkungan yang bisa memberikan kehidupan di sana. Lingkungan itu tidak terlalu dingin, tidak terlalu keras," kata Lyon.
" Kehidupan seperti yang sudah kita tahui, dalam bentuk bakteri. Misalnya, bisa berada di sana. Meskipun kami telah belum menemukannya di sana. Ini hanyalah masalah waktu dan menjadi masalah kita bersama. Mungkin sudah pernah ada kehidupan di Mars atau saat ini kehidupan itu masih berlangsung di sana." (Ism, Sumber: Tech Times)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya