Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Pria Palestina Terpaksa Sholat Di Jalanan (Instagram @eye.on.palestine)
Dream - Konflik antara Israel dan Palestina kembali memanas. Pasukan Israel kembali melakukan serangan terhadap warga Palestina yang hendak melaksanakan sholat di Masjid Al Aqsa.
Usai serangan itu, sebuah video merekam kondisi seorang pria Palestina yang terpaksa melaksanakan sholat di jalanan karena tak diizinkan masuk ke dalam masjid.
Aksi pria yang terpaksa beribadah di jalanan itupun tampak mendapat reaksi sinis dari beberapa orang termasuk tentara Israel.
Melansir dari unggahan akun Instagram @eye.on.palestine, tampak seorang pria Palestina tengah menunaikan ibadah sholat di pinggir jalan.
Pria itu terpaksa sholat di jalanan karena tak diizinkan masuk ke Masjid Al Aqsa oleh tentara Israel.

" Sementara para pemukim Israel meninggalkan masjid Al Aqsha setelah membobolnya, seorang pemuda Palestina shalat di salah satu gerbang masjid setelah ditolak masuk oleh pasukan Israel," tulis keterangan unggahan.
Dalam video tersebut, tampak beberapa orang yang berada di sekitar lokasi berhenti dan merekam pria Palestina itu dengan kamera ponsel mereka.

Sementara beberapa tentara Israel yang berada di lokasi sempat terekam kamera terlihat seperti menertawakan pria tersebut karena nekat beribadah di pinggir jalan.
Sebelumnya, Israel kembali melakukan serangan terhadap warga Palestina di komplek Masjid Al Aqsa pada Jumat 15 April 2022.
Puluhan warga yang hendak melaksanakan sholat subuh berjamaah pun dikabarkan mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Lihat postingan ini di Instagram
Dream - Hanya dua kilometer dari selatan kota Khan Younis di pantai Jalur Gaza, nelayan Fouad Amoudi melihat gerakan aneh berupa gelombang air laut berwarna putih yang ternyata adalah sekawanan hiu yang tengah lewat.
" Saya segera memanggil beberapa teman dan bergegas untuk menangkap rejeki berharga yang dikirim Allah," kata Amoudi kepada Xinhua dengan senyum lebar di wajahnya dikutip Dream.co.id, Senin 20 April 2015
Menurutnya, bukan pekerjaan mudah untuk menangkap sejumlah besar hiu tersebut.
Amoudi dan lima nelayan lainnya mengambil perahu dan jaring tradisional mereka dan berlayar sejauh dua kilometer ke laut, untuk menangkap hiu sebanyak-banyaknya.
Saking banyaknya, Amoudi dan rekan-rekannya terpaksa memanggil puluhan nelayan lainnya untuk membantu mereka.
Beberapa lama kemudian, Amoudi dan rekan-rekannya berhasil menangkap sampai 100 ekor hiu, yang masing-masing beratnya berkisar antara 50 sampai 100 kilogram.
" Meskipun kami tidak memiliki kapal ikan besar dan kekurangan alat, kami akhirnya berhasil menangkap sejumlah besar hiu," kata Amoudi.
" Israel telah menutup jalur laut, tapi Allah mengirimkan rezeki kepada kami untuk anak-anak kami."
Israel memberlakukan blokade baik di udara dan darat di Jalur Gaza setelah Hamas menguasai Jalur Gaza yang miskin sejak tahun 2007. Tentara Israel mengobarkan perang sebanyak tiga kali di wilayah tersebut pada tahun 2009, 2012 dan 2014.
Sebelum Israel melancarkan operasi militer besar-besaran di daerah Jalur Gaza pada musim panas tahun lalu, warga diperbolehkan menangkap ikan di laut dengan luas enam mil. Namun saat perang berlangsung, luas tangkapan semakin dikurangi menjadi hanya tiga mil.
Setelah gencatan senjata yang ditengahi Mesir dicapai pada tahun 2014, Israel mengembalikan daerah penangkapan ikan menjadi enam mil lagi.
" Meski sudah gencatan senjata dan membiarkan kami melaut seluas enam mil seperti sebelumnya, angkatan laut Israel tidak pernah berhenti mengejar kapal kami. Mereka menembaki kami hingga banyak nelayan yang tewas atau terluka. Kadang-kadang mereka juga menangkap dan merusak kapal kami," keluh Amoudi.
Tidak hanya Amoudi, tetapi juga 3.000 nelayan di sepanjang garis pantai Jalur Gaza berharap Israel menghentikan serangan terhadap nelayan dan memperluas daerah penangkapan sampai 20 mil seperti dulu sebelum pecahnya Intifada kedua pada akhir September 2000.
" Kami berharap pendudukan Israel ini akan berakhir suatu hari dan semua nelayan bisa melaut dengan wilayah yang lebih luas dan juga bisa menyelam," kata Mahmoud, seorang nelayan teman Amoudi.
Dia menambahkan ratusan hiu yang berhasil dia tangkap bersama rekan-rekan yang lain bisa memenuhi kebutuhan makan ratusan keluarga.
Penangkapan ratusan ikan hiu tersebut menghebohkan Jalur Gaza. Nizar Ayyash, Ketua Serikat Nelayan Jalur Gaza mengatakan, fenomena ratusan ikan hiu berada di perairan pantai Jalur Gaza adalah peristiwa alami biasa.
" Ini adalah kondisi yang normal. Setiap tahun, mulai akhir Maret hingga awal April, hiu dan banyak ikan lainnya datang untuk kawin dekat pantai, dan kemudian saat musim berakhir mereka akan menghilang dari pantai Gaza," kata Ayyash.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan