Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Satpam Stasiun Bantu Tunanetra (Foto: Twitter @zoelflick)
Dream - Kebaikan setiap manusia masih tetap ada meski kita banyak disuguhi berbagai berita seputar kejahatan atau kejahilan di sosial media. Yang terbaru, seorang petugas keamanan di stasiun kereta di Jakarta memperlihatkan sisi baik seorang manusia terhadap sesamanya.
Dalam sebuah foto yang diunggah akun Twitter @Zoelflick, terlihat seorang petugas yang memakai topi dan rompi kuning tengah menuntun beberapa penumpang diduga penyandang tunanetra
" Tidak semua kebaikan bisa dilihat dengan mata, tapi kebaikan selalu bisa dirasakan dengan hati," tulis keterangan dalam cuitannya.
Sang petugas dengan sabar dan telaten menuntun para disabilitas yang kesulitan saat naik dan turun KRL.
Tidak semua kebaikan bisa dilihat dengan mata, tapi kebaikan selalu bisa dirasakan dengan hati. pic.twitter.com/yZy6eh7XVG
— Zulfikar Akbar (@zoelfick)May 26, 2021
Momen kebaikan seorang petugas keamanan tersebut mengharukan netizen yang melihatnya. Asa masih ada kebaikan di dunia ini kembali hidup melalui foto tersebut.
" Maa syaa Allah, panjang umur orang-orang baik," komentar warganet.
" Masih banyak orang baik di dunia ini, dan gua percaya itu..." kata lainnya.
" Panjang umur orang2 baik," sahut lainnya.
Tak hanya banjir pujian, beberapa warganet juga membagikan kisahnya saat menemukan hal serupa di beberapa stasiun KRL yang berbeda.
" Ihh pernah waktu ituu ngeliat di st Pesing juga bapak satpamnya peka smpe di samperin gt. Aku yg penumpang aja kaget sangking pekanya trs nganterin smpe nungguin di toilet jg.," kenang seorang netizen.
Ini satpam stasiun duren kalibata jugaa.. pic.twitter.com/VjffYf64SG
— Ferry (@fclandani)May 26, 2021
Ini di tambun, sehat2 ya bapaknya pic.twitter.com/HbsI1zYMp7
— Lutfiiii (@medhotjanji)May 27, 2021
Pernah menangkap kebaikan serupa di stasiun tanjung barat, 2019. pic.twitter.com/XsOUihl4Up
— Tidak kemana (@ZikrillahF_)May 27, 2021
Dream - Mujenih, 30 tahun, bekerja seperti biasa pada Senin, 6 Juli 2020. Dia sedang mengepel lantai KRL yang baru saja tiba di Stasiun Bogor.
Ketika berada di kereta 3, Mujenih menemukan bungkusan kresek warna hitam. Bungkusan itu tergeletak di bawah bangku penumpang.
" Di gerbong (kereta) tiga dari belakang, ada di bawah kursi prioritas. Sempat ditendang-tendang, dikira itu sampah," ujar Mujenih, dikutip dari Liputan6.com.
Mujenih mengatakan bungkusan kresek itu dia temukan sekitar pukul 15.30 WIB. Dia tidak tahu isi dari bungkusan kresek tersebut.
Sebelum diambilnya, banyak penumpang tidak menaruh perhatian pada bungkusan tersebut. Beberapa penumpang bahkan sempat menendang bungkusan itu agar terbuang keluar kereta.
" Awalnya saya lagi kerja, terus kata keamanannya ada bungkusan, sampah atau apa ya, saya buka berdua sama dia," kata Mujenih.
Setelah mengetahui isinya uang pecahan Rp100 ribu dalam jumlah banyak, Mujenih langsung menyerahkannya kepada Passanger Service (PS) Stasiun Bogor.
Dia pun mengaku tak kaget menemukan uang Rp500 juta. Bagi Mujenih, uang tersebut adalah hak orang lain sehingga harus dikembalikan.
Sekitar 10 menit usai uang tersebut diserahkan ke PS, seorang pria paruh baya datang ke bagian pencarian barang hilang. Pria itu mengaku sebagai pemilik dari bungkusan kresek berisi uang tersebut.
" Dia turun dari jalur lima, sempat nyariin di jalur empat. Sekitar 10 menit diserahkan ke PS, dia datang langsung," kata Mujenih, dilaporkan Antara.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan