Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Satpol PP (Foto: TikTok)
Dream - Satpol PP Kota Bogor melakukan razia di salah satu hotel, Minggu 10 Oktober 2021 kemarin. Uniknya saat melangsungkan kegiatan, para petugas menyamar sebagai kurir paket.
Momen ini terungkap dalam unggahan TikTok @satpolpp_kotabogor. Dalam video menampilkan beberapa anggota polisi yang mengenakan seragam dengan tanda pengenal " Pemburu Pelanggar PPKM" , mengetuk salah satu pintu kamar hotel.
" misiiii... ada paket.... #satpolppkotabogor #satpolpp #prajawibawa," tulis caption unggahan, dikutip Senin 11 Oktober 2021.
Pada awal video, seorang petugas berpakaian lengkap mengetuk salah satu kamar sambil mengaku sebagai seorang kurir.
" Misi. Paket," kata petugas satpol PP tersebut.

Saat pintu terbuka, petugas mendapati seorang perempuan mengenakan sweater berwarna putih.
" Malam, kita mau cek dulu ya ada siapa," tanya petugas.
Tak lama setelahnya, perempuan itu langsung memanggil temannya yang tengah berada di dalam kamar mandi.
" Farid. Ini ada ini," kata perempuan tersebut.
" Ada paket," sahut petugas lainnya.
Sontak video tersebut viral dan menuai beragam reaksi dari warganet. Unggahan itu langsung menimbulkan pro dan kontra.
" buat yg ngomong itu privasi, iya memang privasi, gangerugiin kita juga, tapi ttep aja itu hal yg salah, tidak ada pemebannya hal hal semacam itu," kata seorang netizen.
" kalau gua jadi orangnya, gua gak akn bolehin periksa2 kecuali ada yang ngelapor perselingkuhan atau tindak kriminal lainnya. Perlindungan privasi ini ditegaskan di dalam Pasal 27 G ayat (1) UUD 1945," ungkap akun lain.
" ahli hukum pernah ada yg jelasin gabole grebek org di hotel mo sapa aja kecuali keluarga, gada hukum yg mendasar," ungkap akun lainnya.
" hotel melati di grebek, hotel bintang lima loss... dari sini seharunya kita tau di Indonesia bukan gak boleh maksiat, tapi gak boleh miskin," canda akun lain.
@satpolpp_kotabogor misiiii... ada paket.... ##satpolppkotabogor ##satpolpp ##prajawibawa
♬ suara asli - DANGDUT.KALEM
Dream - Ada-ada saja dalih yang dilontarkan pasangan bukan suami-istri ketika terjaring razia petugas Unit Tindak Pidana Ringan (Tipiring) Satuan Sabhara Polrestabes Palembang pada hari Minggu malam, 27 September 2020.
Pasangan mesum itu berusaha mengelabui petugas saat ketahuan berduaan di kamar sebuah penginapan di Ilir Barat I. Mereka mengaku bukan pasangan, tapi keponakan dan tante.
“ Serius, Pak, kami masih keluarga. Ini tante saya, Pak. Saya keponakan,” kata pria berinisial DD. Namun petugas tak percaya begitu saja dengan ucapan pria 21 tahun itu.
Karena tak mampu menunjukkan identitas dan bukti bahwa mereka punya hubungan keluarga, DD dan pasangannya, AI (28 tahun), dibawa ke Polrestabes Palembang.
Diketahui, pria yang mengaku keponakan itu warga Tanjung Raja, Ogan Ilir. Sementara perempuannya yang disebut tante warga Kertapati, Palembang.
Kasat Sabhara Polrestabes Palembang, AKBP Sonny Triyanto, mengatakan selain dua orang itu, operasi penyakit masyarakat (pekat) ini juga mengamankan empat pasangan mesum lainnya.
Saat digerebek, mereka ada yang mengaku pacaran, tunangan, atau memiliki hubungan keluarga seperti DD dan AI ini.
“ Ada lima pasangan tak resmi yang terjaring giat cipta kondisi malam ini. Kami amankan dari tiga penginapan di tiga lokasi berbeda, yakni di Demang Lebar Daun, Ilir Barat (IB) I dan Ilir Barat (IB) II,” kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasat Sabhara, AKBP Sonny Triyanto, Senin.
" Ada satu pasangan mengaku katanya dia tante dan keponakan, atau bibi. Tetapi kita cek bukan, dan ini kami data untuk dibina," tambah Sonny.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam