Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Foto : Shutterstock
Dream- Seorang bocah berusia 11 tahun tewas setelah diterkam sepasang beruang cokelat yang menyeretnya ke dalam kandang di sebuah tempat hiburan di Sochi, Rusia. Peristiwa nahas itu terjadi ketika bocah yang diketahui bernama Nikita tengah berlibur bersama keluarganya.
Dilansir oleh Daily Star, sebelum peristiwa itu terjadi, Nikita tampaknya ingin memamerkan keberaniannya di depan dua teman perempuannya. Dia kemudian mencoba untuk berpose di depan dua hewan buas tersebut untuk berfoto.
Sayangnya, dia terlalu dekat dengan kandang. Akibatnya, Nikita disierang hewan buas tersebut hingga tewas. Dua teman perempuan Nikita pun sempat menyaksikan peristiwa mengerikan itu, di mana beruang mencakar dan mencabik bocah malang itu.

Gadis-gadis yang seumuran dengan Nikita itu berteriak minta tolong dan memanggil orang tua mereka. Akan tetapi ketika bantuan tiba, semua sudah terlambat. Nikita sudah tewas akibat dari serangan beruang tersebut.
Staf di wisma liburan kemudian menembak mati kedua predator tersebut, sehingga tubuh bocah yang tidak bedaya dan berlumur darah itu bisa diambil. Seorang kru ambulans mengkonfirmasi, Nikita dinyatakan meninggal pada Selasa, 4 Agustus 2020, sore waktu setempat.
Sementara itu, seorang Psikolog sedang bekerja untuk menangani trauma yang dialami para gadis yang melihat peristiwa mengerikan itu.
Menurut keterangan, gerbang kandang bagian luar memang tidak terkunci. Itulah sebabnya, Nikita bisa masuk dan ditarik ke dalam kandang bagian dalam melalui lubang yang digali oleh beruang di bawah jeruji besi.

Saksi mata mengklaim bahwa anak laki-laki itu telah membuat beruang marah dengan memukul kaki mereka.
" Dia membuka pintu gerbang, masuk, ingin mengambil foto," kata salah seorang saksi.
" Dia menampar cakar beruang untuk menunjukkan betapa kerennya dia,” tambahnya kemudian.
" Sebuah lubang telah digali di bawah sangkar dan mereka langsung menarik bocah itu melalui (lubang) ini. Mereka melemparnya seperti bola. Dia hancur," ujarnya.
Keluarga Nikita sangat terpukul mendengar peristiwa mengerikan itu. Sementara seorang psikoloh di tempatnya bersekolah mengatakan jika Nikita merupakan murid yang sangat baik dan cerdas. Ia kecewa mendengar orang-orang menyalahkan Nikita atas kejadian itu.

" Saya hanya terkejut dengan beberapa orang yang mengatakan bahwa almarhum yang harus disalahkan, mereka tidak mengetahui semua detailnya. Tuhan adalah hakim untuk orang-orang seperti itu, belasungkawa saya kepada orang tuanya. Saya mengenalnya dengan baik, saya pernah bekerja sebagai psikolog di sekolahnya. Dia adalah anak yang sangat pintar dan baik. Ini adalah tragedi yang mengerikan," ujar psikolog itu.
Akibatnya tempat liburan tersebut dilaporkan atas dugaan ‘menyebabkan kematian karena kelalaian’ terhadap pengunjung yang hadir. Sementara itu, Walikota Sochi, Alexey Kopaygorodsky, memberikan perintah untuk menutup semua kebun binatang mini karena telah lalai dan tidak bisa menjaga keselamatan pengunjung yang rata-rata masih anak-anak.
" Semua kebun binatang mini, kandang dan kandang burung harus ditutup. Mereka tidak dapat memastikan keamanan anak-anak kami," ujar Alexey.
Sumber : Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya