Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Ilustrasi
Dream - Niat menghabiskan akhir tahun dengan berlibur, nasib satu keluarga ini masih misterius karena berada dalam AirAsia QZ 8501 yang hilang kemarin.
Martinus Dome, pria berusia 28 tahun ini merupakan salah satu yang tercatat dalam manifes penumpang pesawat rute Surabaya-Singapura ini. Tidak hanya seorang diri, keluarga kecilnya pun ikut berada dalam pesawat.
" Mereka izin untuk berlibur ke Singapura. Martin bersama Ria (istri Martinus), Kaylee (Putri Martinus) dan satu pengurus bayi. Tidak ada firasat apapun, kami tak menyangka dapat kabar buruk begini," kata salah satu keluarga, Sherly saat dihubungi Dream.co.id, Senin 29 Desember 2014.
Hal yang lebih mengiris hati keluarga, sang istri korban sedang hamil muda. " Dengar kabar mereka menjadi salah satu korban sudah sakit sekali hatinya. Apalagi istrinya sedang hamil," Sherly terbata-bata.
Kesedihan, terpukul dan rasa was-was diakui Sherly sedang dialami keluarga besar Martinus. " Mereka keluarga yang baik, Martinus pekerja keras dan Kaylee yang begitu lucu dan pintar. Semuanya merasa sedih dan panik, was-was juga menanti kabarnya," kata Sherly yang berada di Flores.
Menurut Sherly, hingga saat ini keluarga korban sedang berada di Bandara Juanda, Surabaya menanti kabar.
" Hati kami tidak tenang, banyak gosip sana-sini. Ada yang bilang selamat, ada yang bilang mendarat tidak tentu. Kami berdoa semoga seluruh penumpang selamat," kata Sherly.
Hampir setiap hari, keluarga Martinus melakukan doa bersama. Baik keluarga di Jakarta, Surabaya atau di Flores semua berkumpul setiap hari.
" Berdoa bersama, berharap ada kabar baik. Mereka bisa pulang ke keluarga yang saat ini sedang menanti," ujar Sherly. (Ism)
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest