Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi IPad (imore.com)
Dream - Para imam serta khotib di Arab Saudi telah banyak memanfaatkan teknologi untuk memudahkan tugas mereka. Salah satunya, menggunakan iPad saat menyampaikan khotbah Jumat.
Tetapi, tren tersebut belakangan menuai kritik dari pada ulama. Salah satu kritik muncul dari Imam Masjid Umm Ibrahim Al Faris di Najran, Sheikh Khalid Al Faris.
Dia menyebut, penggunaan peralatan elektronik seperti iPad untuk menggantikan fungsi catatan saat khotbah Jumat merupakan hal yang tidak patut dan keliru.
" Jemaah datang ke masjid untuk menambah pengetahuan spiritual dan perasaan mereka harus dihormati. Menyampaikan khotbah dengan melihat pada iPad adalah tidak sopan," ujar Al Faris, sebagaimana dikutip Dream dari laman saudigazette.com.sa, Senin 24 Oktober 2016.
Kritik senada disampaikan Imam Masjid Al Zubair bin Al Awam, Sheikh Saeed Al Jalil. Dia mengatakan, kualitas terpenting dari seorang imam adalah kemampuannya dalam mempengaruhi hati dan pikiran jemaah dengan khotbah yang berdampak pada mereka.
" Momen kebenaran seorang imam adalah ketika dia berdiri pada mimbar. Tatkala seorang imam terdengar lebih alami, efeknya akan menjadi lebih kuat. Tidak masalah membaca khotbah Jumat pada kertas, tetapi menggunakan teknologi di masjid dapat mengganggu," kata Al Jalil.
Tetapi, Direktur Pelaksana Badan Urusan Islam Najran, Sheikh Ahmad Talibi, justru mengatakan sebaliknya. Menurut dia, para imam dan khotib telah mendapat izin dari kementerian untuk menggunakan iPad saat berkhotbah.
" Tidak ada alasan untuk melarang para imam menggunakan iPad atau peralatan sejenisnya. Banyak dari mereka telah siap menggunakan teknologi di seluruh lembaga Kerajaan," kata Talibi.
" Kementerian akan terus memantau aktivitas para imam. Mereka diharapkan melaksanakan tugas dengan tekun, tetapi penggunaan teknologi tidak akan berdampak pada kualitas pekerjaan mereka dengan cara apapun," ucap Talibi menambahkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya