Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Bayi Di Dalam Kandungan. (Foto: Shutterstock.com)
Dream – Bayi yang baru lahir tidak sendirian, melainkan ditemani oleh sesuatu yang disebut ari-ari atau plasenta. Ari-ari inilah yang berfungsi untuk tumbuh kembang janin di dalam kandungan.
Saat ibu melahirkan, terdapat ritual penting yang harus dilakukan oleh para ayah yaitu mengubur ari-ari. Cara mengubur ari-ari tentunya perlu diperhatikan, karena tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Bahkan beberapa wiayah menerapkan adat atau tradisi dalam melaksanakan cara mengubur ari-ari.
Ari-ari harus segera dikubur setidaknya sebelum 24 jam setelah bayi dilahirkan. Hal ini penting agar ari-ari tidak membusuk sebelum dikubur. Apabila seorang ibu melahirkan di rumah sakit, pihak rumah sakit akan membungkus ari-ari dengan kantong plastik dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Lalu bagaimana cara mengubur ari-ari dalam Islam? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Mengubur ari-ari juga diperintahkan dalam agama Islam. Sebagaimana hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:
“ Nabi memerintahkan untuk mengubur tujuh potongan badan manusia: rambut, kuku, darah haid, gigi, gumpalan darah dan ari-ari.” (Kanzul Ummal dan Al-Jami As-Shagir, As-Suyuthi dari Imam Hakim)
Mengubur ari-ari ini dilakukan demi kebersihan dan kesehatan lingkungan. Apabila mengubur ari-ari dilakukan dengan tujuan lain yang tidak tercantum dalam syariat Islam, maka hal ini dilarang. Apalagi jika dilakukan karena ritual tertentu yang berkaitan dengan kesyirikan.
Mengutip dari Konsultasi Syariah, sebenarnya dadis di atas adalah dhaif, sehingga tidak bisa dijadikan dalil. Namun demikian, sebagian ulama menganjurkan agar ari-ari dari bayi yang baru lahir dikubur sebagai wujud memuliakan keturunan Adam.
Sebab rambut, kuku, ari-ari dan anggota tubuh lainnya adalah bagian dari manusia, sehingga menguburnya adalah bagian dari memulian serta demi menjaga kebersihan lingkungan.
Imam Suyuthi dalam As-Syamail As-Syarifah mengatakan, " beliau menyuruh mengubur rambut, kuku, darah,... dan ari-ari, karena semua benda tersebut adalah bagian dari tubuh manusia, sehingga benda ini dimuliakan sebagaimana keseluruhan anggota badan manusia yang dimuliakan."
Karena ari-ari adalah sesuatu yang dimuliakan, maka harus dikubur dengan cara yang benar sesuai syariat. Berikut cara mengubur ari-ari yang penting diperhatikan dan diamalkan oleh para ayah atau keluarga dari ibu yang melahirkan:
Pertama, bersihkan dulu ari-ari dengan mencucinya. Mencuci ari-ari dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa darah yang masih menempel.
Kedua, agar makin bersih gunakan garam kasar saat mencuci ari-ari. Kamu juga bisa menambahkan perasa lemon atau jeruk nipis saat mencucinya. Kedua bahan itu bisa menghilangkan bau tidak sedap dari ari-ari.
Ketiga, bungkus ari-ari yang sudah dicuci dengan kain putih yang bersih. Jangan lupa untuk mengikatnya dengan kuat.
Keempat, masukkan bungkusan ari-ari tersebut ke dalam wadah. Biasanya orang sering menggunakan kendi untuk meletakkan ari-ari yang sudah dibungkus kain.
Kelima, siapkan lubang yang dalam di tanah yang sekiranya cukup untuk mengubur ari-ari. Biasanya ukuran kedalamannya sekitar setengah meter.
Keenam, kubur ari-ari di dalam lubang yang sudah disiapkan, lalu timbun dengan tanah hingga ari-ari tertutup dengan rapat. Hal ini penting diperhatikan agar ari-ari tidak tercium hewan liar yang akan menggalinya. Bila perlu letakkan batu besar di atas kuburan ari-ari untuk menghindari hewan liar menggalinya.
Ketujuh, saat mengubur ari-ari disunahkan membaca basmalah dan sholawat kepada Rasulullah SAW.
Demikian itulah cara mengubur ari-ari yang benar menurut Islam. Bagi Sahabat Dream yang hendak memiliki bayi, sebaiknya memerhatikan dan mempelajari cara mengubur ari-ari di atas.
Semoga artikel ini bermanfaat!
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan