Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Pasangan Pengantin Korban Perjodohan Orangtua, Ekspresi Mempelai Wanita Jadi Sorotan
Dream - Selama ini banyak yang menolak pernikahan yang terjadi karena dijodohkan oleh orangtua. Banyak yang menganggap menikah karena perjodohan itu endingnya tidak bahagia.
Namun pasangan pengantin berikut ini malah punya kisah yang berbeda. Meski menikah karena dijodohkan orangtua, tapi kehidupan mereka justru sumringah.
Kisah pasangan pengantin menikah karena dijodohkan orangtua ini diunggah oleh kreator TikTok Fithy Fitriani yang kebetulan adalah bibi dari pengantin wanita.
Melalui akun TikTok @fithy27fabiana, Fithy memperlihatkan prosesi pernikahan sang keponakan yang memakai adat Bugis Pinrang.
Dalam prosesi tersebut, kedua mempelai tengah menjalani salah satu tahapan upacara pernikahan adat Bugis yang disebut dengan mappasikarawa.
" Pilihan sendiri❌ pilihan orang tua✅," tulis Fithy di video viral tersebut.
Mappasikarawa adalah tradisi yang dilakukan adat Bugis ketika mempelai pria menjemput mempelai wanita sesaat setelah akad nikah.
Ketika menjemput pengantin wanita, pengantin pria biasanya didampingi oleh beberapa orang yang dituakan atau yang dipercaya oleh pihak keluarga.

Makna mappasikarawa atau menyentuh ini ialah sebagai sentuhan pertama kalinya dilakukan oleh mempelai pria kepada mempelai wanita.
Sentuhan tersebut diharuskan untuk menyentuh bagian tubuh istri dan bagian yang disentuh itu mempunyai makna dan arti sendiri.
Dalam video tersebut, pengantin pria menyentuh bagian tubuh istrinya sambil dipandu oleh sosok orang yang dituakannya.

Namun di momen mappasikarawa itulah terlihat ekspresi pengantin wanita yang bikin salah fokus netizen.

Pengantin wanita tampak pasrah meski sesekali mengernyitkan dahinya. Entah apa yang dirasakannya saat harus menikah karena dijodohkan orangtua.
Fithy pun menjawab keheranan netizen yang gagal fokus dengan ekspresi wajah pengantin wanita saat menjalani mappasikarawa.

Kata Fithy, keponakannya memperlihatkan ekspresi wajah demikian karena itu baru pertama kalinya dia bertemu pengantin pria yang belakangan diketahui dari Pinrang, Dolangang.
Fithy juga menjelaskan kalau pasangan pengantin tersebut bukan jomblo seperti yang dikatakan netizen. Masing-masing sudah punya pacar, tapi mereka menurut ketika dijodohkan.
Dalam video itu, Fithy juga memperlihatkan momen bahagia pasangan pengantin yang dikatakan sebagai korban perjodohan orangtua itu. Keduanya tampak malu-malu ketika Fithy menyorot pasangan tersebut.

" Korban perjodohan yang viral kemarin. Tidak selamanya pilihan orang tua salah. Buktinya mereka bahagia. Semoga korban perjodohan di luar sana bisa hidup bahagia seperti mereka," kata Fithy.
Video pasangan pengantin korban perjodohan orangtua ini pun viral dan mengundang berbagai komentar netizen.

" Tapi kayaknya beda sama saya kak korban perjodohan nda semulus itu 🥺."
" Saya juga korban perjodohan dan sekarang sudah pisah😁."
" Kalau perjodohan diterima ikhlas oleh kedua mempelai dengan niat ibadah maka akan menjadi samara😀."
" Malah enak pacaran setelah menikah😁."
" Saya juga korban perjodohan Alhamdulillah pernikahan kami sudah jalan 16 tahun."
Sumber: TikTok
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?