Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Setiap orang tua selalu mengingingkan yang terbaik untuk anak-anak mereka, terutama urusan menantu. Pasti mereka memiliki kriteria calon menantu idamannya sendiri, terutama soal harta kekayaan yang berkaitan.
Sebagian orang tua menginginkan anak perempuannya memiliki pasangan yang berasal dari keluarga kaya. Dengan kekayaan tersebut, orang tua takkan khawatir putrinya akan menjalani kehidupan menderita selepas menikah.
Namun terkadang banyak orang tua yang terlalu terobsesi dengan menantu kaya. Alhasil saat mengetahui anaknya berpacaran dengan lelaki biasa saja, penolakan akan langsung mereka lontarkan.
Melansir dari World of Buzz, Jumat 23 April 2021, seorang pria yang tidak disebutkan namanya ini membagikan kisah pedihnya soal penolakan oleh orangtua pacarnya.
Seorang pria yang tak disebutkan namanya itu, mengirimkan kisah mirisnya ke salah satu radio bernama MY. Dalam kisahnya, ia mengungkapkan masalah yang dimilikinya dengan keluarga sang kekasih.
Lewat curhatannya, pria itu menulis bahwa sang calon mertua menganggap dirinya tidak cukup kaya untuk memacari anaknya. Ia juga mengaku sering diremehkan oleh ibu pacarnya.
Menurut pengakuan sang pengirim, pacarnya memang berasal dari keluarga kalangan orang kaya. Pacarnya bahkan memiliki mobil seharga 200 ribu ringgit Malaysia atau berkisar Rp700 juta.
Tak hanya itu, sang kekasih juga sering kali membeli dan memakai barang-barang branded. Seperti jam, pakaian, sepatu dan lain sebagainya. Namun, hal itu tidak pernah jadi masalah dalam hubungan mereka.
Lebih lanjut, pria ini mengungkapkan bahwa pacarnya tidak pernah sekalipun mempermasalahkan status kekayaan dan menerima sang pria apadanya. Namun berbeda dengan sang ibu.
" Setiap kali kami keluar berkencan, aku tidak pernah memakai barang bermerek atau pergi ke restoran mahal karena aku takut merasa tertekan."
" Tapi, ibunya sangat berbeda. Dia suka bertanya berapa besar gajiku di depan kerabat dan teman-temannya dan mempermalukanku dengan berbagai cara," lanjut pria ini.
" Setiap hari, dia menyuruh putrinya untuk segera mencari pacar yang kaya," imbuhnya.
Pria ini melanjutkan kisahnya bahwa ia mulai merasa kehilangan kepercayaan dirinya. Padahal, pria ini sendiri sudah memiliki gaji sekitar 8 ribu ringgit per bulan atau sekitar Rp28 juta.
Namun menurut sang calon mertua, gaji tersebut masih terlalu kecil dan tetap dirinya tidak pantas menjadi pacar putrinya.
" Apakah kalian mengerti tekanan yang muncul ketika perempuan memiliki lebih banyak uang dari pada pria?," tanyanya.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya