Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Isti (Foto: YouTube Isti Ve Mushab)
Dream - Manusia era sekarang sepertinya sudah tidak bisa lepas dari internet. Banyak hal dilakukan dengan sambungan internet, baik untuk bekerja maupun bersantai.
Namun siapa sangka, di negara besar seperti Turki masih ada desa kecil yang belum terjamah oleh fasilitas internet. Hal ini terungkap melalui unggahan video kanal YouTube isti ve mushab.
Isti merupakan seorang WNI yang menikah dengan warga Turki, Mushab. Dalam salah satu seri vlog-nya yang berjudul Road Trip Eps. 9, Isti membagikan pengalaman saat pasangan suami-istri itu berkunjung ke sebuah Desa bernama Cevizli di Turki.
" Di sini Desa Cevizli, benar-benar kampung banget. Dan ini tuh kampung ayah dan ibuku. Aku lahir di Hatay dan enggak pernah ke sini, bahkan mereka juga jarang ke sini, aku sudah 28 tahun tapi baru pertama kali ke sini," ujar Mushab mengawali vlognya, dikutip Senin 13 September 2021.

Mushab dan istri harus dihadapkan dengan situasi dimana tidak ada koneksi internet di rumah tempat mereka singgah. Mushab pun memberikan tantangan kepada Isti, apakah bisa bertahan tanpa koneksi internet.
" Dan aku bawa Isti (istri), saya mau tantang dia. Dia bisa bertahan di sini sehari atau gak. Karena di sini gak ada internet, bahkan kadang-kadang buat telepon juga gak bisa," terangnya.
Baru saja disambut dengan tantangan, Isti pun tak kuasa menahan diri untuk tak bersentuhan dengan internet.
" Selamat datang pada dunia tanpa internet," kata Mushab.
Panik dan gelisah tidak ada koneksi internet di rumah singgah, Isti langsung mengajak suaminya bergegas mencari sinyal untuk kebutuhan kerja. Perjalanan yang ditempuh untuk mencari wilayah yang memiliki koneksi internet sekitar 5 menit.

" Jadi di sini enggak ada sinyal internet, tapi kita ada meeting online dan sekarang kita harus mencari area WiFi. Lima menit dari sini?" ujar Isti.
" Ayo," singkat sang suami.

Perjalanan menuju ke pusat desa membuahkan hasil. Sang suami mengajaknya ke sebuah warung kecil yang menyediakan jasa internet.
" Kelihatan enggak kalau di situ ada simbol WiFi? Jadi sepertinya di desa ini cuma di area ini saja yang ada WiFi dan internet, itu tuh warung," katanya.
Isti mengaku, baru kali ini wanita cantik itu terpaksa menempuh perjalanan di balik bukit dengan jalanan terjal demi mendapatkan sinyal internet.
" Desa ini tuh memang di balik gunung seperti ini. Ya, baru kali ini kita mencari internet sampai seperti ini," jelasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam